PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pendaftaran program pemagangan nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker RI) melalui platform MagangHub akan resmi ditutup pada Rabu, 15 Oktober 2025. Informasi penutupan ini diumumkan secara resmi melalui laman Kemnaker.go.id.
Program MagangHub dapat diikuti oleh lulusan Diploma (D3) dan Sarjana (S1) untuk mengikuti magang di 1.123 perusahaan di seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka sejak 7 Oktober 2025 dan akan berakhir 15 Oktober 2025.
Hingga Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 18.15 WIB, jumlah pelamar program MagangHub telah mencapai 247.355 peserta, terdiri dari lulusan diploma dan sarjana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Angka ini diperkirakan terus meningkat karena masih tersisa tiga hari waktu pendaftaran.
Program MagangHub ditujukan bagi lulusan baru (fresh graduate) yang ingin memperoleh pengalaman kerja dan pelatihan profesional di dunia industri. Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan uang saku bulanan setara Upah Minimum Kabupaten (UMK) sesuai lokasi penempatan.
Persyaratan Peserta Program MagangHub
Calon peserta pemagangan wajib memenuhi beberapa ketentuan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Lulus program pendidikan Diploma atau Sarjana paling lama satu tahun pada saat mendaftar, dihitung sejak tanggal ijazah.
- Berasal dari perguruan tinggi terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Peserta yang telah memenuhi syarat dan lolos validasi akan mengikuti proses rekrutmen dan seleksi yang dijadwalkan pada 16–18 Oktober 2025. Sementara itu, pelaksanaan magang akan dimulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
Kemnaker berharap program ini dapat memperluas kesempatan kerja bagi lulusan baru dan membantu mereka memperoleh keterampilan kerja sesuai kebutuhan industri.
Bagi warga Pandeglang dan sekitarnya yang baru lulus D3 atau S1 namun belum bekerja, kesempatan ini masih terbuka selama tiga hari ke depan. Program MagangHub tidak hanya menambah pengalaman dan pengetahuan, tetapi juga memberikan kompensasi berupa uang saku bulanan.
Reporter: Purnama Irawan











