SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bagi para pesepeda di Banten, Lupis Cibangkong sudah jadi nama yang tak asing lagi. Kudapan tradisional yang berlokasi di Desa Binangun, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang ini punya ciri khas yang membuatnya beda dari lupis kebanyakan.
Usaha Lupis Cibangkong berdiri sejak tahun 1994. Awalnya, orang tua dari Suripto dan Uhi, pemiliknya, hanya membuat lepet. Tapi karena banyak pembeli yang mencari lupis, keluarga ini akhirnya beralih membuat jajanan dari ketan tersebut. Tak heran jika bentuknya unik, karena menyerupai lepet, bukan segitiga seperti lupis pada umumnya.
“Lupis Cibangkong ada dua jenis, ketan putih dan ketan hitam. Harganya Rp3.000 per potong,” kata Suripto. Selain lupis, mereka juga menjual berbagai kudapan tradisional lain, lengkap dengan minuman air jahe hangat yang cocok diminum pagi hari.
Setiap harinya, sekitar 300 sampai 400 lupis ludes terjual. Di akhir pekan, penjualan bisa tembus hingga 1.000 potong. Pembelinya bukan hanya para pesepeda, tapi juga masyarakat dari berbagai daerah.
Bahkan, banyak pengunjung dari luar Banten yang datang khusus untuk menikmati Lupis Cibangkong dengan kelapa parut dan gula merah cair yang khas.
Editor: Mastur Huda











