SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mulai membuka pendaftaran untuk open bidding atau lelang jabatan untuk mengisi jabatan eselon II yang masih kosong.
Pendaftaran sudah dibuka sejak Kamis 6 November dan akan dibuka hingga Kamis 20 November 2025. Sejak dibuka pada hari pertama, ada banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mendaftar yang didominasi oleh pejabat dari luar Kabupaten Serang.
Diketahui, ada sebanyak enam jabatan eselon II yang kosong akan dilelang, ke enam jabatan tersebut ialah, DPUPR Kabupaten Serang, Bapenda, Dinkes, DPMPTSP, Bapperida, dan BKPSDM Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN pada BKPSDM Kabupaten Serang Hanang Huri Handoko mengatakan pada hari pertama pendaftaran sudah ada ASN yang mendaftar open bidding. Mereka semua merupakan ASN dari luar Kabupaten Serang.
“Sudah ada yang daftar semuanya dari luar, sementar ASN Pemkab Serang belum ada,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu 9 November 2025.
Ia mengungkapkan, setelah empat hari dibuka, sudah ada sebanyak enam orang pelamar yang mendaftarkan diri di empat jabatan yakni Bapperida, Bapenda, Dinkes dan BKPSDM. Sementara itu, untuk Kepala DPMPTSP dan Kepala DPUPR makasih belum ada pendaftar.
“Untuk jabatan kepala Bapperida 1 pendaftar yaitu BPS Nunukan, kepala BKPSDM 3 pendaftar, ada dari BKN, UIN Banten, dan sekretariat jenderal DPR RI, Kepala Bapenda ada 1 sekretaris KPU Kota Banjar, Kepala Dinkes ada 1 pendaftar, kepala bidang pada dinkes kabupaten pesisir Selatan,” ungkapnya.
Akan tetapi, lanjut Hanang, para pendaftar belum melengkapi persyaraiat-persyaratan berupa dokumen. “Namun, mereka belum menyerahkan berkas dokumen baru sebatas daftar saja,” tegasnya.
Hanang mengungkapkan, untuk ASN dari Kabupaten Serang mayoritas hanya baru bertanya-tanya bahkan sejak sebelum pendaftaran dibuka. Hal itu dinilai wajar mengingat proses pendaftaran yang masih panjang.
Apabila nantinya sudah ada yang mendaftar sampai akhir, para peserta tinggal mengupload berkas dokumen yang dipersyaratkan, untuk nanti selanjutnya disubmit.
“Kalau sudah artinya, pendaftaran dinyatakan selesai, nanti kita proses untuk ditetapkan menjadi peserta open bidding,” ujarnya.
Hanang mengungkapkan, tahapan open bidding sudah dimulai sejak Kamis 6 November sampai Kamis 20 November 2025, selanjutnya akan dilakukan asesmen dimulai Senin hingga Selasa 24-25 November. “Dilanjutkan dengan wawancara yang dimulai Senin 1 Desember 2025 sampai selesai,” imbuhnya.
Hanang mengungkapkan, pelaksanaan open bidding tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya akan berbasis pada aplikasi asnkarier yang pengumumannya bisa terjangkau secara nasional, yang artinya ASN memenuhi persyaratan bisa mendaftarkan dirinya.
“Jadi, ASN darimana pun bisa ikut daftar, asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan, hanya pola dan mekanismenya saja yang masih sama. Nanti kita sampaikan lagi, untuk sesi wawancara sampai berapa hari diperlukan, karena menunggu dulu jumlah pasti pendaftarnya sebab biasanya sesi wawancara dilakukan delapan sampai 10 orang per hari,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











