SERANG,RADARBNTEN.CO.ID- Salah seorang bidan yang bertugas di Puskesmas Pontang mendapatkan Surat Peringatan (SP) 2.
Sanksi tersebut diberikan akibat dugaan ucapan tidak pantas yang disampaikan terhadap pasien yang berobat ke Puskesmas Pontang pada saat yang bersangkutan piket.
Kepala Puskesmas Pontang, Bahrum Rangkuti mengatakan, kejadian tersebut bermula saat pada Senin 10 November 2025 dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, salah seorang pasien dengan usia kehamilan 6 minggu datang ke Puskesmas Ponteng.
Ia menyampaikan keluhan yakni mual dan muntah-muntah. Karena khawatir terjadi hal-hal yang ditak diinginkan, keluarga membawanya ke Puskesmas Pontang karena sebelumnya ia juga sempat dirawat di Puskesmas beberapa hari sebelumnya.
“Seminggu yang lalu pernah dirawat juga, cuman sudah dipulangin karena kondisinya sudah bagus. Nah, sekarang masuk lagi,” katanya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 10 November 2025.
Ia mengungkapkan, saat itu ada sebanyak tiga orang bisan yang menangani pasien. Namun, salah seorang bidan justru mengatakan kata-kata yang justru menyqkiti hati korban.
“Mulutnya mungkin enggak bisa dijaga. Saat itu dia justru ngomong kenapa enggak datangnya enggak pagi, enggak sore, Kenapa malam-malam,” ujarnya.
Ia mengatakan, usai menerima laporan tersebut dirinya kemudian langsung melakukan pemeriksaan terhadap keluarg pasien dan juga yang bersangkutan untuk memastikan kebenaran mengenai informasi tersebut.
Setelah mendapatkan informasi dari seluruh pihak, dirinya kemudian memutuskan jika bidan tersebut telah melanggar disiplin etik, karena gaya komunikasinya yang bukurk.
“Makanya saya kasih SP 2 peringatan, kalau sampai melakukan tindakan yang tidak pantai sekali lagi maka harus keluar,” ujarnya.
Ia mengatakan, sebelumnya yang bersangkutan juga sudah mendapatkan SP 1 saat ia diperbantukan di poli gigi. Saat itu dia diminta untuk menerima pasien namun kurang ramah terhadap pasien.
“Ga viral memang waktu itu, namun berdasarkan aduan yang ada di kotak saran,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini pasien masih dalam perawatan di Puskesmas Pontang. Ia pun sudah meminta bidan tersebut untuk meminta maaf secara langsung ke keluarga pasien.
“Sudah minta maaf, sekarang masih dirawat. Memang Karena hamil muda, baru satu setengah bulan. Pasien asal Kubang Puji,” ujarnya.
Ia mengaku telah berupaya mengingatkan seluruh pegawai puskesmas agar menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan menjalankan tugas dengan baik.
“Mudah-mudahan teguran ini bisa membuat efek jera dan jadi pengingat untuk semuanya,” ujarnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S pambudi











