CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon menggelar kegiatan Sinergi Pendanaan dan Program Pemerintah Kota Cilegon dengan UPZ BAZNAS di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Senin 10 November 2025.
Walikota Cilegon Robinsar dalam kesempatan itu menekankan pentingnya sinergi antara Pemkot dan BAZNAS dalam pengelolaan dana umat agar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Dari target Rp17 miliar, baru tercapai Rp7,7 miliar. Ini butuh kesadaran bersama. Sosialisasi tidak bisa hanya mengandalkan unsur pemerintahan,” ujar Robinsar usai kegiatan.
Ia berharap, ke depan BAZNAS Cilegon dapat semakin mandiri dan mampu memperluas jangkauan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat.
“Harapan saya BAZNAS bisa lebih mandiri, bisa mengumpulkan dana umat untuk umat juga. Saya juga berharap ada sinkronisasi agar program pemerintah bisa terakomodir bersama program BAZNAS,” tambahnya.
Menurut Robinsar, sinergi tersebut penting agar pendistribusian dana zakat benar-benar tepat sasaran sesuai prinsip syariah dan kebutuhan masyarakat.
“BAZNAS kan punya syarat tertentu terhadap mustahiq. Prinsipnya, itu harus dikolaborasikan dengan program pemerintah agar lebih maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Fajri Ali, mengungkapkan bahwa capaian penghimpunan zakat di Cilegon saat ini baru mencapai Rp7,7 miliar dari target di atas Rp10 miliar. Ia optimistis angka tersebut akan meningkat dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat.
“Ke depan mudah-mudahan BAZNAS Kota Cilegon lebih baik dari sebelumnya agar perolehan zakat meningkat. Kami berharap kepercayaan umat dan masyarakat Cilegon juga meningkat kembali,” ujarnya.
Fajri menambahkan, sebagian besar dana zakat yang terkumpul berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cilegon, namun partisipasi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga terus meningkat.
“Mayoritas masih dari ASN, tapi sudah ada juga dari BUMD seperti BPR SCM dan PDAM yang membayar zakat ke BAZNAS Cilegon,” katanya.
Melalui sinergi antara Pemkot dan BAZNAS, diharapkan pengelolaan zakat di Cilegon semakin profesional, transparan, dan memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











