PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama di bidang keuangan dan pelayanan perbankan.
Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, bersama Regional Office Head Jakarta I BTN, Tiana Elma Hetty, di ruang Oproom Setda Pandeglang.
Kerjasama tersebut untuk memperluas akses layanan perbankan terutama program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan penguatan digitalisasi layanan publik.
Regional Office Head Jakarta I BTN, Tiana Elma Hetty mengungkapkan, bahwa dukungan itu mencakup kemudahan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tiana Elma Hetty mengatakan, kerja sama dengan Pemkab Pandeglang sejalan dengan peran BTN sebagai agent of development. Menurutnya, BTN berkomitmen mendukung pembangunan daerah, terutama dalam penyediaan perumahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“BTN men-support semua program di Kabupaten Pandeglang, terutama karena kami juga penyalur untuk 3 juta rumah. Jadi kami ingin memberikan kemudahan KPR, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat,” kata Tiana Elma Hetty, Senin 10 November 2025.
Selain KPR, BTN juga akan mendorong pengembangan UMKM lokal agar dapat naik kelas. Dukungan tersebut dilakukan melalui dua langkah utama, yakni peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta bantuan akses permodalan.
“Kami bantu dari sisi literasi dan inklusi agar pelaku UMKM memahami dunia perbankan. Lalu kami juga bantu mereka dalam hal permodalan, supaya usaha mereka bisa berkembang,” jelasnya.
Menurut Tiana, sektor-sektor yang berpotensi mendapatkan dukungan BTN di Pandeglang meliputi pariwisata, pertanian, hingga industri kreatif.
Saat disinggung apakah ada tekanan dari pemerintah pusat, termasuk dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Tiana menegaskan bahwa langkah BTN murni merupakan bagian dari komitmen bank dalam menyalurkan dana kredit ke masyarakat.
“Enggak ada tekanan dari pemerintah pusat. Ini memang tugas kami sebagai agent of development untuk menyalurkan dana ke masyarakat melalui kredit,” tegasnya.
BTN juga membuka akses yang mudah bagi masyarakat yang ingin mengajukan kredit.
“Masyarakat bisa langsung datang ke kantor BTN di Pandeglang, atau kami yang akan datang ke lapangan,” ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat inklusi keuangan di Pandeglang sekaligus mendorong ekonomi daerah agar tumbuh lebih merata dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyambut kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai bentuk sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan daerah.
Menurut Raden Dewi, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan BTN menjadi bagian dari semangat bersama untuk menghadirkan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah semangat kami untuk membangun Kabupaten Pandeglang. Karena Pandeglang tidak bisa dibangun sendirian, perlu sinergi lintas sektor. Salah satunya dengan BTN,” kata Raden Dewi Setiani.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup kemudahan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi aparatur pemerintah daerah serta masyarakat umum di Pandeglang. Selain itu, BTN juga akan membantu pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Tadi disampaikan oleh Bu Tiana, ada kemudahan pengurusan KPR, khususnya bagi ASN dan masyarakat Pandeglang. BTN juga punya program unggulan untuk membantu UMKM, mulai dari peningkatan branding, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran,” ujarnya.
Dewi menambahkan, Pemkab Pandeglang dan BTN akan membahas lebih lanjut langkah-langkah konkret untuk mendukung pelaku UMKM, termasuk soal bahan baku dan distribusi produk lokal.
“Intinya, semoga kolaborasi ini bisa berjalan dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Pandeglang,” tutupnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia











