CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah titik layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Cilegon terpaksa menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian itu terjadi di antaranya pada sejumlah SPPG di Purwakarta, Jombang dan Grogol, akibat belum turunnya dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.
Kepala salah satu SPPG di Cilegon, Haerudin, membenarkan mengenai penghentian layanan tersebut yang diduga terkendala anggaran.
“Ada kendala teknis pencairan dana dari BGN pusat ke daerah. Sesuai petunjuk teknis terbaru, kami tidak diperkenankan menggunakan dana talangan sebelum dana operasional cair,” ujar Haerudin, Kamis 13 November 2025.
Menurutnya, kondisi tersebut bersifat sementara dan akan kembali berjalan setelah dana turun dari pusat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan para penerima manfaat untuk menjelaskan situasi ini. Kami juga terus berkomunikasi dengan BGN pusat agar ada tindak lanjut secepatnya,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Radar Banten bahwa layanan MBG dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan disejumlah SPPG.
Penghentian ini semata-mata karena alasan administratif, bukan karena faktor teknis lain di lapangan.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyalurkan bantuan makanan bergizi bagi pelajar di seluruh Indonesia.
Di Cilegon, program ini dijalankan melalui sejumlah satuan pelayanan gizi yang tersebar di berbagai kecamatan.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











