SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi menjalin kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang dalam rangka memperkuat program pelatihan kerja bagi masyarakat pada tahun 2026 mendatang.
Melalui kerja sama tersebut, Kota Serang memperoleh kuota sebanyak 500 peserta pelatihan kerja dari total 3.000 kuota yang disiapkan BBPVP Serang.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Serang.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap bersaing.
Menurutnya, BBPVP Serang merupakan balai latihan kerja terbaik di Indonesia dan menjadi keuntungan tersendiri bagi Kota Serang karena berada di wilayahnya.
“Ini sebuah keberuntungan bagi Kota Serang. BLK-nya ada di Kota Serang dan kualitasnya terbaik se-Indonesia. Kami banyak berdiskusi dan berkonsultasi terkait kebutuhan pelatihan kerja ke depan,” ujar Budi, Senin 15 Desember 2025.
Ia menjelaskan, kerja sama ini juga sejalan dengan rencana masuknya berbagai investasi ke Kota Serang.
Pemkot Serang telah menyiapkan regulasi berupa Peraturan Wali Kota yang mewajibkan 80 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal.
Nantinya, kebutuhan tenaga kerja dari para investor akan dikoordinasikan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang.
Disnaker kemudian akan menyalurkan kebutuhan tersebut ke BBPVP Serang agar pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
“Ketika investor membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian tertentu, itu akan disambungkan ke Disnaker, lalu Disnaker mengirimkan ke BLK untuk dilatih sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Editor: Abdul Rozak











