SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lomba kebersihan bertajuk Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) tingkat Kecamatan Cikande yang digelar PT LamiPak Indonesia mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Serang.
Program lomba yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga itu dinilai mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong di tingkat desa.
Program BBGR yang telah berjalan selama dua tahun berturut-turut tersebut juga dinilai sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah dan Muhammad Najib Hamas, khususnya dalam upaya penyelesaian persoalan sampah.
Berdasarkan hasil penilaian lomba BBGR tingkat Kecamatan Cikande, Juara Harapan diraih Desa Parigi, Juara III Desa Situ Terate, Juara II Desa Julang, dan Juara I diraih Desa Cikande Permai.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Serang, Febrianto.
Febrianto mengatakan, Pemkab Serang mengapresiasi komitmen PT LamiPak Indonesia dalam meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah.
“Sampah menjadi salah satu fokus dalam 10 program unggulan Bupati Serang pada 100 hari kerja, bahkan masuk dalam visi dan misi lima tahun ke depan,” ujar Febrianto, Kamis (18/12/2025).
Ia menilai hadiah yang diberikan penyelenggara, dengan total nilai puluhan juta rupiah, dapat menjadi stimulus bagi desa-desa di Kecamatan Cikande untuk lebih serius mengelola sampah.
“Semoga hadiah dan pembinaan yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk sarana prasarana kebersihan dan kesehatan,” katanya.
Febrianto berharap program BBGR dapat terus dilaksanakan dan menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Serang.
“Kami berharap PT LamiPak terus bersinergi dengan Pemkab Serang, tidak hanya dalam pengelolaan sampah, tetapi juga kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Public Relation Manager PT LamiPak Indonesia, Ahmad Rizalmi, mengatakan program BBGR merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pengelolaan sampah sekaligus memperkuat kebersamaan dan gotong royong di masyarakat,” katanya.
Selain pengelolaan sampah, PT LamiPak juga mendorong kemandirian pangan desa melalui pemanfaatan pekarangan rumah.
“Warga didorong menanam tanaman obat maupun tanaman produktif seperti cabai,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan lingkungan, PT LamiPak juga memberikan 700 bibit pohon kepada peserta lomba untuk penghijauan.
“Dengan reward yang baik, semangat masyarakat diharapkan meningkat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas penilaian ke depan,” pungkasnya.
Ahmad Rizalmi menambahkan, program BBGR diadopsi dari program LKBA yang sebelumnya dilaksanakan Pemkab Serang bekerja sama dengan Radar Banten.***











