SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Serang tengah mengajukan program budidaya tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Program tersebut rencananya akan dikolaborasikan dengan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang memenuhi persyaratan. Sehingga koperasi bisa melakukan suplai ikan untuk mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Diskan Kabupaten Serang, M Ishak Abdul Rauf mengatakan, ditengah keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Serang, pihaknya saat ini berupaya untuk mengambil peluang ke pemerintah pusat dengan mengajukan program-program yang ada di KKP.
Salah satu program yang sedang diupayakan ialah program budidaya tematik dan mina padi yang ada di KKP. Pihaknya pun telah mengirimkan 58 proposal ke KKP untuk pelaksanaan program-program mulai dari budidaya, pengolahan hingga lain sebagainya.
“Hari ini tim survei dari KKP sudah melakukan pendataan untuk pengajuan budidaya tematik. Di beberapa tempat sudah ditinjau tinggal menunggu hasilnya,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 21 Januari 2026.
Ia mengatakan, pada tahun ini Provinsi Banten akan mendapatkan kuota untuk program budidaya tematik sebanyak 24 titik. Pihaknya mengaku akan berupaya agar Kabupaten Serang bisa mendapatkan jumlah yang maksimal.
Program budidaya tematik nantinya akan berfokus pada dua komoditas yakni ikan nila dan ikan lele. Adanya program tersebut untuk bersinergi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di Kabupaten Serang.
“Melalui program tematik ini bisa menunjang kebutuhan untuk program MBG,” ujarnya.
Nantinya, bantuan akan dikelola oleh Kopdes Merah Putih untuk mengelolanya. “Bantuannya berupa sarana dan prasarana perikanan budidaya, mulai dari 24 kolam dengan diameter 4 meter, bibit ikan hingga pakan,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada sejumlah persyaratan yang harus dpenuhi, yakni memiliki lahan dengan luas kurang lebih 1.056 meter serta akses air bersih yang bagus.
“Pertama ketersediaan air, ke dua lahan harus dimiliki ataupun bisa juga sewa atau kepemilikan anggota. Lalu juga harus memiliki CBIB, yakni tidak berdekatan dengan peternakan ayam,” ujarnya.
Kabid Perikanan Budidaya pada Dinas Perikanan Kabupaten Serang, Nurdhian Pramuaji mengatakan, nantinya hasil panen yang dihasilkan dari program tersebut nantinya akan diserap langsung oleh program MBG.
“Jadi ada poin pentingnya di sini nanti Kopdes merah putih itu akan bekerja sama dengan SPBG, SPBG yang ada di yang setempat yang terdekat,” ujarnya.
Editor Daru











