LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Persib Bandung terus menata diri menuju era profesional dengan memperkuat fasilitas latihan alias training ground yang semakin representatif. Manajemen Maung Bandung menunjukkan keseriusan menyiapkan sarana latihan yang layak untuk menunjang persiapan tim di setiap kompetisi.
Selama ini, Persib kerap menggelar sesi latihan di area pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Area tersebut kini ditata secara bertahap menjadi lokasi latihan yang lebih tertutup dan profesional, lengkap dengan pagar besi beridentitas klub serta sponsor utama.
Langkah tersebut menjadi bagian dari rencana jangka panjang Persib untuk memiliki training ground mandiri. Bukan sekadar lapangan latihan, fasilitas ini diproyeksikan sebagai pusat pembinaan dan pengembangan pemain agar tim dapat berlatih di satu tempat secara konsisten.
Rencana pembangunan training ground ini telah lama menjadi impian bobotoh. Manajemen Persib disebut tengah membidik lahan seluas beberapa hektare milik Pemerintah Kota Bandung untuk merealisasikan fasilitas latihan permanen tersebut.
Keberadaan training ground mandiri diharapkan mampu memaksimalkan kualitas sesi latihan tanpa mengganggu kondisi rumput lapangan utama GBLA. Penataan ini juga menjadi upaya menjaga kualitas lapangan stadion agar tetap prima saat digunakan untuk pertandingan resmi.
Latihan di satu lokasi yang konsisten diyakini dapat memperkuat kebersamaan tim, membangun rutinitas profesional, serta meningkatkan kedekatan antara pemain dan staf pelatih. Faktor ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas performa tim sepanjang musim.
Ke depan, fasilitas training ground Persib tak hanya berupa lapangan latihan. Manajemen menargetkan adanya ruang ganti, ruang taktik, pusat kebugaran, hingga fasilitas pendukung lain yang menunjang performa tim secara menyeluruh. Konsep ini sejalan dengan standar klub-klub profesional di sepak bola modern.
Impian training ground Persib mendapat dukungan penuh dari bobotoh. Mereka menilai fasilitas latihan yang ideal bukan sekadar simbol klub besar, melainkan fondasi penting untuk membangun prestasi jangka panjang serta melahirkan generasi pesepak bola Indonesia yang berkualitas.*
Editor : Krisna Widi Aria











