SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Banten kembali menggelar program mudik gratis pada Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Namun, kuota peserta tahun ini mengalami penurunan cukup signifikan akibat pemangkasan anggaran.
Pada 2026, kuota mudik gratis Pemprov Banten hanya tersedia untuk 855 orang, turun dibandingkan tahun 2025 yang mampu melayani 1.440 pemudik.
Anggaran Mudik Gratis Dipangkas Jadi Rp500 Juta
Penurunan kuota tersebut tak lepas dari berkurangnya anggaran yang dialokasikan. Jika pada 2025 anggaran mudik gratis mencapai lebih dari Rp1 miliar, maka pada 2026 hanya sekitar Rp500 juta.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, membenarkan adanya penyesuaian anggaran tersebut.
“Kuota peserta mudik gratis tahun ini hanya 855 orang. Tahun lalu 1.440 orang. Armada bus juga menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” ujar Tri, Kamis, 22 Januari 2026.
Tak Ada Uang Saku, Peserta Tetap Dapat Fasilitas
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peserta mudik gratis 2026 tidak lagi mendapatkan uang saku. Meski demikian, Dishub Banten memastikan kebutuhan dasar pemudik tetap terpenuhi selama perjalanan.
“Uang saku tidak ada. Tapi peserta tetap mendapatkan makan, snack, dan kaos,” jelas Tri.
Tri menegaskan, meskipun anggaran dan kuota menurun, Pemprov Banten tetap berkomitmen menjalankan program mudik gratis sebagai bentuk pelayanan publik menjelang Lebaran.
“Kami menyesuaikan dengan kondisi anggaran, tapi pelayanan kepada masyarakat tetap kami jalankan,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











