SERANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten pada Ramadan 2026 menyalurkan zakat yang berhasil dihimpun dengan nilai mencapai Rp1,864 miliar.
Penyaluran zakat ini menyasar titik-titik krusial kesejahteraan, mulai dari penguatan sarana ibadah hingga sentuhan langsung kepada para pejuang keagamaan di akar rumput.
Adapun kriteria penerima manfaatnya yakni guru madrasah, guru ngaji, marbot, hingga pemandi jenazah. Zakat ini diberikan BAZNAS melalui rangkaian kegiatan Safari Ramadan bersama Pemerintah Provinsi Banten.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menegaskan dana miliaran rupiah tersebut dikemas dalam berbagai program strategis dengan fokus pada pendidikan, keagamaan, serta perbaikan sanitasi.
“Dana Rp1,864 miliar ini disalurkan untuk bantuan tunai mustahik, beasiswa SLTA, hingga bantuan sarana prasarana lembaga pendidikan keagamaan dan masjid,” ujar Wawan, Sabtu 28 Februari 2026.
Tidak hanya menyasar fisik bangunan, zakat kali ini juga memberikan apresiasi khusus bagi mereka yang selama ini bekerja di balik layar aktivitas religius masyarakat.
Menurut Wawan, Safari Ramadan menjadi momentum transparansi pengelolaan dana umat. Dengan menggandeng BAZNAS kabupaten/kota, pihaknya memastikan setiap rupiah yang disalurkan tepat sasaran dan berdampak berkelanjutan.
“Ini wujud nyata akuntabilitas kami. Selain bantuan sosial, kami juga fokus pada program jangka panjang seperti Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) serta akses air bersih dan sanitasi bagi warga,” tuturnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











