SERANG – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadan 1447 H, pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten melaksanakan kegiatan kajian Ramadan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Mizan Kejati Banten menghadirkan Rektor UIN SMH Banten Muhammad Ishom sebagai penceramah, pekan lalu.
Dalam tausiyahnya, Muhammad Isom menyampaikan bahwa puasa bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan profesional dalam bekerja. Sebaliknya, puasa menjadi sarana melatih kedisiplinan, kejujuran, kesabaran, serta pengendalian diri.
Ia juga menyampaikan, keutamaan puasa tidak hanya terletak pada menahan lapar dan dahaga, tetapi juga pada kemampuan menjaga lisan, sikap, dan perbuatan agar senantiasa selaras dengan nilai-nilai kebaikan.
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten Ardito Muwardi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi institusional guna meneguhkan nilai integritas, akuntabilitas, serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. “Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter aparatur penegak hukum yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rohani dan mental insan Adhyaksa untuk meningkatkan iman dan ketakwaan,” katanya.
Ardito menambahkan, kegiatan ini juga selaras dengan arah kebijakan pembinaan mental aparatur yang dicanangkan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia Adhyaksa yang berintegritas, humanis, dan profesional.
“Melalui kajian Ramadan ini, saya berharap seluruh jajaran Kejati Banten dapat menjadikan bulan suci sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan spiritualitas, serta meningkatkan etos kerja yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankannya,” ujarnya.
Kesempatan itu, ia mengajak seluruh jajaran menjadikan nilai kejujuran, disiplin, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas, demi menjaga dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.
“Lakukan pekerjaan sesuai tugas dan fungsinya. Laksanakan program kerja yang sudah disusun dengan sasaran target yang ditetukan. Tanamkan dalam diri, apa yang kita kerjakan bukan hanya bertanggungjawab kepada atasan atau pimpinan saja, tetapi juga kepada yang lebih agung Allah SWT. Untuk itu, kerjakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin, profesioanl dan integritas tinggi,” ujarnya. (dre/jek)
Reporter : Andre AP
Editor : Abdul Rozak











