JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah sempat bertahan di level tertingginya, harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau mengalami koreksi tajam. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), harga si kuning terjun bebas sebesar Rp 55.000 per gram.
Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Brankas Antam per pukul 09:15 WIB, harga emas fisik hari ini merosot ke level Rp 3.025.000 per gram. Penurunan signifikan ini menghapus sebagian besar keuntungan yang sempat diraih pada pekan sebelumnya.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Penurunan harga sebesar Rp 55.000 ini terjadi secara merata baik pada produk emas fisik maupun layanan investasi digital BRANKAS. Berikut rincian harga selengkapnya:
- Emas Fisik: Rp 3.025.000 per gram (Turun Rp 55.000)
- Emas BRANKAS: Rp 2.967.120 per gram (Turun Rp 55.000)
Sebagai perbandingan, pada pembukaan perdagangan sebelumnya, harga emas masih bertahan di level yang jauh lebih tinggi sebelum akhirnya mengalami penyesuaian besar pagi ini.
Analisis: Aksi Ambil Untung dan Stabilisasi Pasar
Penurunan tajam sebesar Rp 55.000 ini dinilai oleh para analis sebagai dampak dari aksi ambil untung (profit taking) massal oleh para investor. Kondisi ini sering terjadi setelah emas mencapai titik jenuh beli akibat sentimen geopolitik yang sangat tinggi. Investor cenderung mencairkan keuntungan mereka ketika melihat tanda-tanda stabilisasi pasar global.
Meskipun terkoreksi dalam, emas Antam masih menunjukkan daya tahan dengan tetap bertahan di atas level psikologis Rp 3 juta per gram. Pergerakan ini merupakan bagian dari volatilitas pasar yang memang sedang sangat dinamis sepanjang awal tahun 2026.
Saran bagi Investor
Bagi para kolektor logam mulia, penurunan sebesar Rp 55.000 ini sering kali dianggap sebagai “angin segar” atau momentum untuk melakukan akumulasi aset kembali (buy on weakness). Di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi, emas tetap dipandang sebagai aset pelindung nilai yang paling aman.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan harga secara berkala melalui aplikasi resmi Brankas Antam guna mendapatkan data transaksi yang paling akurat secara real-time.
Reporter : Yusuf Permana











