SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) algomerasi atau pemusatan program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan Pemerintah Provinsi Banten, Kota Serang dan Kota Cilegon.
Penandatangan dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP2B) Curug, Curug, Kota Serang pada Jum’at, 27 Maret 2026.
Diketahui, penandatanganan PKS tentang PSEL dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Serang Budi Rustandi, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wali Kota Cilegon, Robinsar. Momen tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan para Ketua DPRD kabupaten dan kota.
Adanya PKS tersebut diyakini Ratu Zakiyah akan mampu menyelesaikan persoalan sampah di 29 kecamatan serta memberikan pasokan energi bagi masyarakat di tiga daerah.
“Kita tahu Kabupaten Serang itu sampahnya sangat banyak. Kami meyakini dengan adanya program PSEL ini, maka masalah atau persoalan sampah di Kabupaten Serang akan semakin terselesaikan,” katanya.
Nantinya, untuk lokasi PSEL sendiri akan di bangun di Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang yang akan menampung sampah dari Kota Serang, Cilegon dan Kabupaten Serang sekitar 2.000 ton.
”Kabupaten Serang PSEL nya di Cilowong Kota Serang. Jadi kita aglomerasi Serang Raya, Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, tiga kabupaten kota itu dijadikan satu,” ujarnya.
Untuk penanganan sampah jangka pendek di Kabupaten Serang sebelum adanya PSEL, lanjut Ratu Zakiyah, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Pemkot Serang agar bisa membuang sampah ke TPSA Cilowong sebagian.
Kemudian untuk sebagian sampah lainnya, lanjut Zakiyah, Pemkab Serang memanfaatkan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle TPS3R, dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di Kecamatan Kibin.
”Jadi untuk sampah masih kita pilah. Kemudian dengan adanya program PSEL ini kami meyakini persoalan sampah Insya Allah akan terselesaikan dimasa yang akan datang,” paparnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











