SERANG – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten menggelar pertemuan rutin anggota. Kegiatan rutin bulanan itu di langsungkan di Sekretariat IAD Wilayah Banten, beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut dihadiri langsung Ketua IAD Wilayah Banten Fenty Rinaldi serta seluruh pengurus dan anggota IAD Wilayah Banten.
Ketua IAD Wilayah Banten Fenty Rinaldi mengatakan, pertemuan rutin IAD merupakan wadah silaturahmi anggota dan evaluasi program. “Tidak hanya ajang silaturahmi saja, kami juga berdiskusi dan evaluasi program. Mulai dari pembahasan isu-isu terkini terkait program IAD dan juga urusan lainnya. Jadi tidak hanya seremonial ajang berkumpul semata,” kata Fenty.
Fenty menyampaikan, dalam menjalankan roda organisasi pastinya akan ditemukan kendala-kendala baik dari para Ketua Bidang dan Anggota. Untuk itu ia menghimbau agar segera dicari solusinya. “Melalui pertemuan rutin ini, salah satu upaya kita untuk memecahkan kendala-kendala itu. Tidak hanya urusan organisasi, saya selalu mengingatan kepada seluruh anggota tidak perlu sungkan untuk memberitahu dan berkonsultasi kepada saya untuk dibicarakan supaya mendapat solusi nya. Tidak perlu menunggu pertemuan seperti ini. Agar kendala-kendala yang ditemukan tidak berlarut dan segera menemukan solusinya,” ujarnya.
Peran IAD, lanjutnya, sangat strategis dalam mendukung kinerja Kejaksaan. Untuk itu, ia berharap anggota IAD mampu memberi kontribusi besar dan menjaga marwah Kejaksaan. “Onggota IAD dimana pun berada harus mampu beradaptasi dengan masyarakat. Kita akan menjadi sorotan publik dimanapun berada. Lembaga yang menaungi anggota melekat. Jangan sampai kinerja Kejaksaan yang sudah bagus tercoreng oleh perilaku Anggota IAD,” tutur Fenty.
Ajang pertemuan rutin ini, juga digunakan untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan prilaku anggota. “Anggota harus menjaga marwah organisasi IAD. Peran Anggota IAD bukan hanya sebatas pendamping jaksa saja, tapi lebih dari itu. Saya selalu menekankan kepada seluruh Anggota IAD Wilayah Banten untuk menjaga diri dimanapun berada,” bebernya.
Kesempatan tersebut, ia juga mengajak kepada seluruh Anggota IAD Banten untuk bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos). “Hati-hati dalam ber-medsos. Gunakan Medsos untuk hal-hal positif. Dampak nya sangat besar bila kita melakukan kesalahan,” tutup Fenty. (dre)











