SERANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten kembali melaksanakan ibadah kurban pada momentum Idul Adha 1447 H. Kegiatan penyembelihan hewan kurban ini dipusatkan di lingkungan Masjid Al Mizan, Kompleks Kantor Kejati Banten, pekan lalu.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Bernadeta Maria Erna Elastiyani hadir secara langsung untuk menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada panitia kurban. Hadir dalam acara Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten, Rinaldi Umar, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten, Fenty Rinaldi, para Asisten dan Pegawai pada Kejati Banten.
Dalam sambutannya, Kajati Banten, Bernadeta Martia Erna Elastiyani menyampaikan, Idul Adha merupakan momentum untuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS. Semangat berkurban mengajarkan nilai pengorbanan, kepedulian sosial, serta solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui ibadah kurban ini, kita ingin berbagi kebahagiaan dengan sesama. Semangat berbagi ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, baik di lingkungan internal Kejaksaan maupun dengan masyarakat sekitar,” kata Bernadeta.
Bernadeta menambahkan, ibadah kurban merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Tahun ini, keluarga besar Kejati Banten berhasil mengumpulkan sebanyak 19 ekor hewan kurban, yang terdiri dari 18 ekor sapi dan satu ekor kerbau. Hewan kurban tersebut selanjutnya disalurkan kepada pegawai Kejati Banten, masyarakat serta sejumlah pihak dan lembaga,” tuturnya.
Kajati juga menegaskan, bahwa pelaksanaan qurban ini tidak hanya dimaknai sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial Kejaksaan kepada masyarakat, khususnya di sekitar lingkungan Kejati Banten. “Kegiatan ini menjadi komitmen rutin Kejati Banten dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di wilayah Banten,” tegasnya.
Sementara itu, Wakajati Banten, Rinaldi Umar menyatakan, penyelenggaraan serta penyerahan hewan kurban merupakan wujud nyata dari solidaritas, keikhlasan, dan kepedulian sosial dari insan Adhyaksa kepada sesama. “Kegiatan ini menjadi cerminan bagi kita untuk saling memperhatikan sesama dan mendorong terciptanya keadilan sosial, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sesama,” ucapnya singkat. (dre)











