slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kejinya Pengasuh Pembunuh Balita di Cikande

Redaksi by Redaksi
09-08-2018 12:00:40
in Berita Utama, Hukum
Kejinya Pengasuh Pembunuh Balita di Cikande

Sani tersangka pembunuhan balita dengan memasukkan korbannya ke dalam ember melakukan adegan kekerasan saat rekonstruksi di kediaman korban,di Perumahan Griya Asri, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (8/8).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Sorakan ratusan warga menyambut kedatangan Sani (25) ke Perumahan Griya Asri Cluster Mahoni, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (8/8). Kedatangan tersangka pembunuh Ratifa Rafsanjani Ahmad (4) ke rumah pasangan suami istri (pasutri) Ahmad Rojali dan Sutihati itu untuk mengikuti rekonstruksi.

Iring-iringan mobil aparat kepolisian tiba di lokasi pukul 13.27 WIB. Ratusan warga telah menunggu di sepanjang jalan perumahan. Tersangka bertubuh mungil itu keluar dari minibus. Dia didampingi beberapa penyidik UPPA Satreskrim Polres Serang. Sani yang mengenakan pakaian tahanan warna oranye dan masker hitam terus menunduk.

Baca Juga :

Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Pria di Pandeglang Tewas Diserang Tetangga, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Kuli Bangunan di Pandeglang Cekik Pacar Sampai Tewas

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Spontan ratusan warga berteriak menyoraki janda beranak satu itu. Sani digiring penyidik menuju rumah mantan majikannya itu. Petugas harus bekerja keras menghalau warga yang ingin melihat lebih dekat tersangka.

Sampai di depan rumah Blok B14 No 30, penyidik membawa Sani masuk ke dalam rumah. Sementara di depan rumah mungil bercat warna merah itu telah disesaki ratusan warga. Aparat polisi terpaksa membuat pagar betis untuk memastikan warga tidak memasuki halaman rumah.

Berdasarkan rencana, Sani akan melakukan rekonstruksi dengan 18 reka adegan. Namun, berubah menjadi 19 reka adegan. Dalam rekonstruksi itu, sebuah boneka disiapkan polisi sebagai pengganti korban. Peran Sutihati juga digantikan oleh penyidik wanita. Sementara, Ahmad Rojali bersedia melakukan reka adegan sendiri.

Reka adegan bermula, ketika Sani ditegur Sutihati pada Senin (30/7) pagi. Sani dilarang membawa pacarnya ke rumah. Sani sakit hati. Reka adegan dilanjutkan dengan Sutihati dan Ahmad Rojali pergi bekerja pada Senin (31/8) pagi. Korban ditinggalkan bersama Sani. Seusai ditinggalkan majikannya, niat jahat Sani muncul.

Namun, niatnya belum dilaksanakan. Sani masih sempat menidurkan korban. Tak lama, korban terbangun dan menghampiri Sani. Korban menarik pakaian Sani untuk mengajak bermain. Korban kemudian masuk ke kamar mandi yang berada di samping dapur. Di dalam kamar mandi berukuran 1 x 2,5 meter itu, korban bermain air dan pasta gigi.

Reka adegan 8 hingga 12 berisi kekerasan Sani terhadap korban. Bermula, ketika Sani menyusul korban ke kamar mandi. Sani memukul satu kali lengan kanan korban dan dagu korban dua kali.

Sani menenggelamkan boneka yang mengganti peran korban ke dalam ember setinggi 50 centimeter berisi air. Posisi kepala korban berada di bawah. Setelah korban tewas, Sani berniat kabur. Sebelum kabur, Sani mengambil ponsel milik Sutihati dan uang Rp100 ribu dari dalam lemari pakaian. Sani juga mengambil pakaian miliknya. Sani meninggalkan rumah tanpa mengunci pintu. “Istri lagi di Anyar di rumah orangtua. Kalau di sini (lokasi-red) takut emosi lihat dia,” kata Ahmad Rojali.

Rojali terlihat tenang saat melihat Sani. Dia masih tidak percaya perempuan yang telah dianggap keluarganya sendiri itu tega membunuh putri semata wayangnya. “Dia pas sakit, saya yang biayain pengobatannya. Saya kurang apa?,” kata Rojali.

Selama dua bulan bekerja Sani dikenal sebagai perempuan yang baik dan taat beribadah. Latar belakang Sani diketahui juga tidak terlalu menyenangkan. Dia sempat mengalami kekerasan fisik dari ayah dan mantan suaminya. Hal tersebut membuat Rojali dan istrinya merasa percaya sekaligus iba kepada Sani.

Namun, Rojali mengaku ada perilaku Sani yang tidak disukai. Sani kerap kencan hingga tengah malam dengan tiga lelaki berbeda. “Saya juga sempat ngomong ke pelaku, punya pelet apa sampai banyak cowoknya. Yang saya lihat ada tiga cowok,” kenang Rojali.

Oleh karena itu, sales sebuah perusahaan di Tangerang itu menduga pemicu perbuatan sadis tersangka lantaran teguran istrinya. “Saya minta ke istri, biar dia yang ngomong. Biar sama-sama enak, kan sama perempuan. Malu kan sama tetangga, kalau sampai jam satu malam (pacaran-red),” kata Rojali.

Rasa empati Rojali ke Sani, telah berubah benci. Dia berharap Sani mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya. “Nyawa dibalas dengan nyawa. Pelaku harus dihukum mati,” tegas Rojali.

Terpisah, Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan mengatakan, rekonstruksi kasus pembunuhan itu telah sesuai dengan pemeriksaan penyidik.  “Tambahannya satu adegan, saat pelaku mengemas barang-barang pribadinya, seperti pakaian,” kata Indra.

Berdasarkan hasil reka adegan itu, Indra meyakini motif pembunuhan balita tersebut lantaran kesal dilarang berpacaran oleh majikannya. “Motifnya masih sama karena kesal dilarang pacaran,” ujar Indra. (Merwanda/RBG)

Tags: pembunuhan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Aksi Penolakan Aktivitas Politik di Makam Sultan Maulana Yusuf

Next Post

Pawai Obor Asian Games di Serang, Jalan Sudirman dan Ahmad Yani Ditutup

Related Posts

Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo
Hukum

Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

by Fahmi
Minggu, 24 Mei 2026 16:52

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Motif pembunuhan terhadap Babay (41) janda asal Kampung Pakel Masjid, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang...

Read moreDetails

Pria di Pandeglang Tewas Diserang Tetangga, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Kuli Bangunan di Pandeglang Cekik Pacar Sampai Tewas

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Terkuak! Ini Motif Istri Bunuh Suaminya Sendiri di Tigaraksa Tangerang

Heboh Pembunuhan Dilakukan Istri Sendiri di Tigaraksa, Korban Diduga Dihabisi Saat Tertidur

Seorang Istri Bunuh Suaminya Sendiri, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan

Pembunuh ART Asal Kasemen Ditangkap, Polresta Serang Kota Ungkap Motif Sakit Hati

Terungkap, Ini Penyebab Kematian ART Asal Kasemen Berdasarkan Hasil Autopsi

Kasus Pembunuhan ART Asal Kasemen, Keluarga Harap Polisi Segera Tangkap Pelaku

Next Post
Pawai Obor Asian Games di Serang, Jalan Sudirman dan Ahmad Yani Ditutup

Pawai Obor Asian Games di Serang, Jalan Sudirman dan Ahmad Yani Ditutup

Sungai Cidurian Tercemar Berat Limbah

Pencemaran Limbah ke Sungai, Dua Perusahaan Terancam Ditutup

Kekurangan Meja dan Kursi, Siswa SDN Gerem 3 Belajar Berdesakan

Plt Walikota Cilegon: Penuhi Kebutuhan Mebel Sekolah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Selasa, 16 Juni 2026 19:00
Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Selasa, 16 Juni 2026 18:38
Kinerja Pertamina

Pertamina Catatkan Kinerja Eksplorasi Solid, Tahun 2025 Produksi Tembus 1 Juta BOEPD

Selasa, 16 Juni 2026 18:23
Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Selasa, 16 Juni 2026 17:49
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Selasa, 16 Juni 2026 16:44
BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10
Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Selasa, 16 Juni 2026 19:00
Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Selasa, 16 Juni 2026 18:38
Kinerja Pertamina

Pertamina Catatkan Kinerja Eksplorasi Solid, Tahun 2025 Produksi Tembus 1 Juta BOEPD

Selasa, 16 Juni 2026 18:23
Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Selasa, 16 Juni 2026 17:49
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Selasa, 16 Juni 2026 16:44
BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

by Redaksi
Selasa, 16 Juni 2026 19:00

Penulis : DR. KH. Encep Safrudin Muhyi, M.M., M.Sc, Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi) Bulan Pertama Hijriah Muharram adalah bulan...

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

by Adam Fadillah
Selasa, 16 Juni 2026 18:38

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji, membantah pernyataan yang menyebut dirinya telah digantikan dari jabatan Ketua DPC...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak