LEBAK – Sedikitnya 30 unit rumah yang tersebar di 13 kecamatan di Lebak rusak akibat diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,9 SR. Beberapa rumah warga ambruk dan retak-retak sehingga mereka harus mengungsi ke lokasi yang aman.
Pantauan Radar Banten di Kampung Gagambiran RT/RW 11/04, Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, satu unit rumah milik Iip Haetami ambruk di bagian dapur dan samping. Bahkan, untuk mencegah atap bangunan agar tidak ambruk, mereka memasang tiang kayu untuk menopang atap rumahnya tersebut. Sementara itu material bangunan dibiarkan berserakan di depan rumah yang ambruk.
Iip Haetami, korban gempa asal Cikulur menyatakan, saat kejadian dirinya sedang nonton televisi di ruang tengah. Awalnya getaran gempa terasa kecil, tapi sesaat kemudian getaran gempa terasa cukup kuat dan merobohkan dinding rumah di bagian samping dan dapur rumahnya.
“Saya, istri, dan anak-anak langsung berlarian keluar rumah. Saya bersyukur tidak ada korban luka atau jiwa,” kata Iip Haetami kepada Radar Banten, Sabtu (3/8).
Menurut Iip, anggota keluarganya diungsikan sementara ke rumah tetangganya, sedangkan dirinya tetap menghuni rumah tersebut. Mengingat kamar tidur tidak mengalami kerusakan yang parah.
“Dinding kamar hanya retak-retak akibat diguncang gempa tadi malam. Karena itu, saya enggak bisa tidur sampai dini hari. Ditambah lagi ada gempa susulan pada Sabtu dini hari,” jelasnya.
Iip mengungkap, aparat desa dan kecamatan di Cikulur telah mendata kerusakan rumah miliknya. Namun untuk bantuan dari pemerintah daerah sampai sekarang belum ada.
“Untuk bantuan mungkin nanti sore, karena pagi ini baru didata oleh pemerintah desa dan kecamatan,” ungkapnya.
Berdasarkan data sementara di BPBD Lebak, sebanyak 30 rumah di 13 kecamatan rusak akibat guncangan gempa. Namun, data tersebut diprediksi masih akan terus bertambah. Selain itu, gempa juga mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Dua orang tersebut meninggal bukan tertimpa bangunan tapi meninggal karena sakit jantung saat suasana gempa terjadi. Dua orang yang dilaporkan meninggal saat suasana gempa terjadi, yakni Salam warga Kecamatan Bayah dan Rasinah warga Cigemblong. (Mastur)








