slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Verifikasi Data Warga Miskin, Dinkes dan Dinsos Saling Tuding

Redaksi by Redaksi
14-08-2019 12:18:26
in Berita Utama, Pemerintahan
257 KK di Kasemen Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

Salah satu warga tengah beraktivitas di depan rumahnya di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. (Foto: Ade F )

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten saling menyalahkan terkait 600 ribu lebih warga Banten yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Padahal, Pemprov Banten memiliki program kesehatan gratis bagi warga miskin yang belum terkover BPJS Kesehatan. Sementara 600 ribu warga Banten itu, tidak semuanya warga miskin sehingga harus diverifikasi dan validasi.

Baca Juga :

Pemprov Banten Raih Paritrana Award 2025

Bankeu Desa Banten Naik Jadi Rp120 Juta, Fokus Infrastruktur dan SDM

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Dindik Banten Siapkan Pra-SPMB, Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 10 Juni

Menurut Kepala Seksi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), drg Rostina, ada sekira 600 ribu warga Banten yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan hingga 2019. Dari jumlah tersebut, Pemprov hanya akan menjamin atau membayar iuran bagi warga miskin yang terverifikasi.

“Kami sudah menyampaikan ke Dinas Sosial (Dinsos) Banten agar data tersebut diverifikasi. Jika sudah ada data by name by NIK (warga miskin) akan langsung kami daftarkan ke BPJS Kesehatan. Jika data kami terima pada 25 Agustus maka penduduk tersebut bisa kami daftarkan pada 1 September mendatang,” kata Rostina kepada wartawan, Selasa (13/8).

Ia menuturkan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Dinsos dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) yang dipimpin langsung Sekda Banten. Dalam rakor tersebut, Dinsos diberikan waktu satu minggu untuk verifikasi dan validasi (verivali) 600 ribu warga Banten yang belum terkover BPJS Kesehatan. “Harusnya minggu ini hasil verivali sudah diserahkan ke Dinkes, tapi belum juga ada kejelasan,” jelas Rostina.

Terkait anggaran verivali data, Rostina mengaku, Dinkes siap menanggung biaya yang dikeluarkan Dinsos. Itu dilakukan lantaran Dinkes tidak memiliki kewenangan melakukan verivali data warga miskin calon penerima program kesehatan gratis. “Dinsos yang punya kewenangan, tapi mereka beralasan tidak ada anggaran, padahal kami (Dinkes) yang akan siapkan anggarannya. Saya sudah sampaikan hal itu ke Bappeda,” tuturnya.

Hingga saat ini, tambah Rostina, sudah tercatat 706.169 orang warga Banten yang mendapatkan layanan kesehatan gratis atau penerima bantuan iuran (PBI) dari Pemprov Banten. Jumlahnya akan bertambah bila dari 600 ribu warga yang belum terkover BPJS Kesehatan, sebagiannya adalah warga miskin.

“Kami tinggal menunggu datanya dari Dinsos Banten. Setelah itu, langsung kami daftarkan ke BPJS. Iurannya kami bayar,” ujarnya.

Dinkes Banten, tutur Rostina, memiliki anggaran sebesar Rp150 miliar untuk program kesehatan gratis dari APBD 2019. “Anggarannya akan ditambah Rp50 miliar dalam APBD Perubahan 2019,” tambah Rostina.

Terpisah, Kepala Bidang Jaminan Sosial Keluarga (Jamsoskel) Dinsos Banten Budi Darma mengaku heran dengan Dinkes Banten. Menurutnya, Dinkes terkesan menyalahkan Dinsos, padahal verifikasi data tidak bisa dilakukan secara mendadak.

“Kami belum melakukan verifikasi dan validasi data seperti yang diminta Dinkes. Bukan kewenangan dan bukan tugas Dinsos Banten melakukan itu, tapi Dinsos kabupaten kota,” jelasnya.

Diungkapkan Budi, tidak ada dasar hukum yang memerintahkan Dinsos Banten melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. “Sesuai UU 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, verivali kewenangan Dinsos kabupaten kota. Itupun hanya mendata kemiskinan, tidak mendata yang lain-lain,” bebernya.

Ia menambahkan, Dinsos kabupaten kota memverivali data kemiskinan pada Basis Data Terpadu (BDT) Kemensos. Kalau yang 600 ribu orang itu memang masuk kriteria kemiskinan, pasti akan dimasukkan ke data BDT Kemensos, setelah masuk ke dalam BDT maka secara otomatis mereka akan berhak menjadi PBI JKN (penerima bantuan iuran-jaminan kesehatan nasional) yang dikelola BPJS Kesehatan.

“Jadi aneh Dinkes ini, menyalahkan Dinsos Banten. Memangnya Dinkes pernah menganggarkan untuk verivali di kabupaten kota? Enggak pernah tuh. Proses verivali 600 ribu orang itu butuh waktu dan biaya yang tidak kecil. Jadi, Dinkes harusnya duduk bareng dulu, nanti kami fasilitasi koordinasi dengan Dinsos kabupaten kota,” tegasnya. (den/air/ira)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Polisi Sita Uang Palsu dari Pedagang Kopi Keliling Rp40 Juta

Next Post

Bupati Iti Ajak Warga Donor Darah

Related Posts

Paritrana Award 2025
Berita Utama

Pemprov Banten Raih Paritrana Award 2025

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 8 Mei 2026 18:59

SERANG,RADARBANTEN.CO.IS- Pemerintah Provinsi Banten meraih penghargaan penganugerahan paritrana jaminan sosial ketenagakerjaan award tahun 2025. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Koordinator...

Read moreDetails

Bankeu Desa Banten Naik Jadi Rp120 Juta, Fokus Infrastruktur dan SDM

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Dindik Banten Siapkan Pra-SPMB, Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 10 Juni

Gubernur Banten Larang ASN nya Titip-Menitip di SPMB SMA/SMK Negeri

PMII Banten Gelar Diskusi Publik Kebijakan Pajak, Pemprov Banten Malah Tidak Hadir

Gubernur Andra Soni Ingin Investasi di Banten Serap Tenaga Kerja Lokal

Bank Banten Komitmen Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemda

DPRD Banten Soroti PAD yang Belum Optimal dalam 21 Catatan LKPJ Pemprov Banten 2025

Pemprov Banten Ikuti Kebijakan Pusat, Pajak Kendaraan Listrik Resmi Digratiskan

Next Post
Bupati Lebak Buka Baduy Badminton Open 2019

Bupati Iti Ajak Warga Donor Darah

OJK Tetapkan Aftech sebagai Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital

OJK Tetapkan Aftech sebagai Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital

Metode Pelatihan Paskibra Agar Dibenahi

Metode Pelatihan Paskibra Agar Dibenahi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

Jumat, 8 Mei 2026 19:40
Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

Jumat, 8 Mei 2026 19:39
Potensi Besar PT SBM

Miliki Potensi Besar, Pemkab Serang Bakal Pertahankan PT SBM

Jumat, 8 Mei 2026 19:37
Pengerasan Jalan TMMD

Pengerasan Jalan TMMD 128 Dongkrak Ekonomi Warga Pulomerak

Jumat, 8 Mei 2026 19:36
Proyek Pool Taksi

Proyek Pool Taksi Green SM Belum Sepenuhnya Dipagar, Longsor Susulan Masih Mengintai

Jumat, 8 Mei 2026 19:34
Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih Presisi Direvitalisasi, Kapolda Banten: Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 19:05
Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

Jumat, 8 Mei 2026 19:40
Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

Jumat, 8 Mei 2026 19:39
Potensi Besar PT SBM

Miliki Potensi Besar, Pemkab Serang Bakal Pertahankan PT SBM

Jumat, 8 Mei 2026 19:37
Pengerasan Jalan TMMD

Pengerasan Jalan TMMD 128 Dongkrak Ekonomi Warga Pulomerak

Jumat, 8 Mei 2026 19:36
Proyek Pool Taksi

Proyek Pool Taksi Green SM Belum Sepenuhnya Dipagar, Longsor Susulan Masih Mengintai

Jumat, 8 Mei 2026 19:34
Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih Presisi Direvitalisasi, Kapolda Banten: Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 19:05

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 8 Mei 2026 19:40

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Banten menargetkan sebanyak 4,2 juta pekerja di Provinsi Banten terlindungi oleh jaminan sosial...

Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

by Yusuf Permana
Jumat, 8 Mei 2026 19:39

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Guru Besar Universitas Bina Bangsa (Uniba), Bambang D. Suseno, menilai persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini menunjukkan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak