JAWILAN –Pemerintah Desa Babakan, Kecamatan Jawilan, bersama pengurus RW 02,Kampung Babakan, telah membentuk Tim Sembilan. Tim ini bertugas mengatasi persoalan sampah di lingkungan RW 02, Kampung Babakan. Tim ini juga diharapkan mampu menjaga kebersihan lingkungannya.
“Keberadaan Tim Sembilan ini, nantinya, akan bertugas membantu warga dalam pengelolaan sampah di perkampungan itu (menyebut RW 02, Kampung Babakan-red),” tegas Sekretaris Desa Babakan Jakari kepada Banten Raya TV (grup Radar Banten), Jumat (25/10).
Oleh karena itu, Jakari menyatakan, lingkungan RW 02, Kampung Babakan, siap berkompetisi dengan kampung lain di Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. Bertahap, warga Babakan menata lingkungannya. Agar sampah di perkampungan ini bisa dikelola dengan baik, lahan kosong untuk tempat penampungan sampah sementara pun telah tersedia.
Menurut Jakari, Pemerintah Desa Babakan telah memesan 200 tong sampah untuk dibagikan kepada 100 warga di Kampung Babakan. Jadi, dua tong sampah untuk menampung sampah dari satu rumah warga. Dua tong sampah itu untuk sampah organik dan nonorganik.
Sampah dari tong sampah yang sudah terpilah, diangkut oleh Tim Sembilan ke tempat pembuangan sampah sementara. Oleh tim ini, sampah non organik dijual kepada pengepul.
“Tidak semua sampah non organik bisa dijual. Sampah nonorganik juga diolah oleh warga untuk dijadikan barang-barang yang memiliki nilai jual, dengan dipasarkan melalui media sosial. Keuntungannya, nanti, dikelola oleh masyarakat,” jelas Jakari seraya menjelaskan jika sampah organik akan dioleh menjadi pupuk kompos. Sampah yang tidak bisa dimanfaatkan oleh warga, akan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Lingkungan RW 02, Kampung Babakan, lanjut Jakaria, juga telah dilengkapi dengan selokan. Pembangunannya menggunakan anggaran Pemerintah Desa Babakan. Saluran pembuangan air limbah rumah tangga itu telah dihias oleh warga dengan cat.
“Selain (selokan-red) dicat warna-warni, warga juga mempercantiknya dengan menempatkan pot bunga di pinggiran saluran air (menyebut selokan-red). Sedangkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, setiap sore, warga rutin membersihkan rumah dan halaman mereka,” terangnya.
Ketua RW 02, Kampung Babakan, Sobari menerangkan bahwa lingkungannya juga telah dilengkapi dengan tiga poskamling. “Ke depan, kita akan membentuk kelompok sadar hukum untuk menyosialisasikan hukum kepada warga,” kata Sobari. (jay/ang/don/ags)









