SERANG – Selama Sabtu (23/11) dan Minggu (24/11) terjadi dua kebakaran di tempat yang berbeda. Yakni, kebakaran rumah makan di Kecamatan Ciruas dan kebakaran panglong di Kecamatan Cinangka. Kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Rumah makan di Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas terbakar sekira pukul 05.00 WIB. Saat itu, seorang warga yang sedang melintas melihat api di bagian atap bangunan. Tak lama kemudian, api membesar dan menjalar ke seluruh bangunan.
Warga kemudian mencoba melakukan pemadaman dan melaporkan kejadian tersebut kepada tim pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
Warga Kecamatan Ciruas Suryadi mengatakan, saat kejadian kebakaran rumah makan itu dalam kondisi tutup. Pemiliknya pun sedang tidak ada di ruko rumah makan itu. “Kejadiannya subuh, pas lagi tutup,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (24/11).
Suryadi mengatakan, warga sempat melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, api yang sudah membesar tidak bisa diredam. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas Damkar BPBD menangani. “Bangunan sama isinya ludes semua,” ujarnya.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya sudah memberangkatkan tim untuk menangani bencana tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan pendataan di lokasi.
Hasil pendataan BPBD, rumah makan yang diketahui milik Ramses itu mengalami rusak berat. Pemilik rumah makan ditaksir mengalami kerugian hingga Rp50 juta. “Penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” katanya.
Kemudian, pada Minggu (24/11), kebakaran terjadi di Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka sekira pukul 10.00 WIB. Lokasi panglong milik warga bernama Yusef ludes terbakar beserta isinya. Atas kejadian itu kerugian ditaksir hingga Rp200 juta.
Hasil pendataan BPBD di lokasi, kebakaran terjadi karena human error. Pemilik panglong pada Sabtu (23/11) sore, membakar limbah serbuk kayu tanpa pengawasan lebih lanjut. Kemudian, api dari pembakaran limbah itu menjalar ke bangunan panglong hingga membakar seluruh isinya. (jek/zee/ags)










