PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Pandeglang berencana membangun rumah singgah khusus untuk ibu melahirkan di Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik.
Tujuannya memudahkan pelayanan kesehatan bagi ibu yang akan melahirkan.
Asda III Pemkab Pandeglang Ramadani mengakui Pemkab akan membangun rumah singga untuk ibu yang akan melahirkan.
Rencananya, kata dia, rumah singgah itu bisa ditempatkan di sekitar pos kesehatan desa, puskesmas atau di kecamatan.
“Rumah singgah nantinya akan dihuni sementara bagi ibu hamil yang akan melahirkan. Jadi sebulan sebelum melahirkan ibu hamil yang rumahnya di pedalaman bisa dijemput lebih dulu untuk dibawa ke rumah singgah hingga ibu sanpai melahirkan,” katanya, kemarin.
Ramadani mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan mengenai rencana tersebut. Hal itu harus dilakukan karena dalam rumah singgah itu nantinya akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang kesehatan lainnya.
“Termasuk nanti akan ada bidan yang melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah singgah itu,” katanya.
Ramadani mengatakan, rencana pembuatan rumah singgah itu sebagai bentuk kepedulian Pemkab Pandeglang kepada masyarakat, sekaligus mengantisipasi adanya ibu yang akan melahirkan namun harus ditandu ke puskesmas atau ke rumah sakit. Oleh karena itu, pihaknya akan mematangkan pembahasan dan menyediakan segala hal yang dibutuhkan.
“Kita akan kerahkan bidan dan tenaga kesehatan untuk melakukan pendataan terhadap semua ibu hamil di wilayah pedalaman Pandeglang. Jadi nanti kalau ada ibu hamil yang mendekati persalinan, petugas akan membawanya ke rumah singgah, sehingga tidak lagi ada ibu yang akan melahirkan harus ditandu saat persalinan,” katanya.
Camat Cukeusik Wahyu Awaludin mengatakan, beberapa waktu lalu ada ibu yang akan melahirkan di wilayahnya namun harus ditandu.
Hal itu terjadi karena rumah warga tersebut jauh dari tempat pelayanan kesehatan ditambah akses jalan yang belum baik.
“Ada namanya ibu Sukimah mau melahirkan. Karena tinggalnya diwilayah pedalaman dan akses jalan belum ada, maka harus ditandu karena hanya ada jalan setapak,” katanya.
Wahyu mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan mengenai persoalan tersebut. Oleh karena itu, dia mengajak kepada masyarakat agar bisa ikut berpartisipasi dalam membantu mensukseskan pembuatan rumah singgah tersebut.
“Semoga dengan adanya nanti rumah singgah, bisa membantu ibu-ibu yang akan melahirkan,” katanya.(*)
Reporter : Adib
Editor: Ahmad Lutfi











