SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekolah SMAN model yang dimiliki Provinsi Banten, yakni Cahaya Madani Banten Boarding School (CMMBS), menyimpan harapan besar dari masyarakat Banten. Antusias anak berprestasi di Banten cukup tinggi untuk berkompetisi lulus tes masuk sekolah tersebut.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan mengatakan, konsep CMBBS adalah laboratorium pendidikan anak berprestasi.
“Konsep ini cocok untuk pemodelan setelah konsep pemerataan kualitas pendidikan melalui sistem zonasi diterapkan,” ujar Fitron, Kamis, 2 Februari 2023.
Kata dia, kehadiran CMBBS menjadi sangat diperlukan, ketika infrastruktur belum sepenuhnya memadai dan sistem zonasi memiliki kelemahan dalam membangun konsep keunggulan.
Masalah lainnya adalah kewenangan SMA yang beralih ke provinsi, sehingga semakin banyak sekolah yang menjadi tanggung jawab provinsi.
“Hal ini menyebabkan perubahan kebijakan pada CMBBS. Salah satunya alokasi anggarannya berkurang. Dengan kondisi seperti ini harus dibangun kesepahaman bahwa keberadaan CMBBS masih sangat penting sehingga perlu mendapat proteksi kerangka kebijakan dan kerangka anggaran yang lebih baik,” ujarnya.
Seperti diketahui, CMBBS adalah satu-satunya SMA yang dimiliki Pemprov Banten. Maka, Pemprov Banten memiliki keleluasaan penganggaran. Sehingga, pada awalnya sekolah ini dibangun dengan sangat luas dan memadai, sarana dan prasarana yang dimiliki CMBBS terbilang cukup banyak, fasilitas pada mulanya cukup memadai, namun karena kebijakan anggaran yang saat ini berkurang.
“Masalah yang muncul adalah perawatan dari fasilitas yang ada agak kedodoran. Ini tanggung jawab kita semua,” tandasnya.
Namun, lanjut Fitron, kabar gembiranya adalah saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten telah melakukan upaya maksimal peningkatan akses pendidikan dengan pembangunan unit sekolah baru dan ruang kelas baru yang cukup banyak.
“Kini saatnya kita melangkah ke tahap berikutnya untuk peningkatan mutu dan manajemen, salah satunya CMBBS ini,” ujar politikus Partai Golkar ini.
Kata dia, semua harus bersepakat bahwa CMBBS adalah sekolah unggulan dan kebanggaan bagi Provinsi Banten. Bahkan, mimpinya bisa sekelas Insan Cendikia, Taruna Nusantara, dan lainnya. Maka, penting bagi semua pihak untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitasnya.
“Kami meminta kepada Dindikbud untuk melakukan mapping berapa anggaran ideal secara bertahap untuk menjadikan CMBBS semakin berkualitas, bukan hanya anggaran penunjang kegiatan belajar mengajar, tapi fasilitas dan sarana prasarana sekolah yang ideal,” ujarnya. Seperti, apa saja yang perlu diperbaiki dan apa yang harus dibangun sebagai tambahan fasilitas.
“Kami akan mendukung program ini,” tegas Fitron. (*)
Reporter: Rostinah
Editor: Agus Priwandono











