LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 216 Aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebak, kedapatan tidak masuk kerja pada hari pertama pasca libur lebatan Idul Fitri 2023.
Rinciannya dari ratusan ASN tidak masuk kerja pada hari pertama di daerah yang di pimpin Bupati Iti Octavia Jayabaya ini, 9 orang tidak masuk tanpa keterangan. Selanjutnya 14 orang sakit, cuti 65 orang, dinas luar 109 orang, tugas belajar 10 orang dan 9 orang izin.
“Ya, kita lakukan sidak di hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran Idul Fitri. Untuk datanya telah kita serahkan ke Badan Kepegawaian Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),” ujar Inspektur Inspektorat Kabupaten Lebak Rusito, Rabu 26 April 2023.
Dia mengatakan, sebelum libur cuti bersama Idul Fitri 2023 pihaknya sudah mengingatkan kepada ASN melalui kepala OPD masing-masing untuk masuk kerja tepat waktu. Bila nekad tidak masuk kerja tanpa alasan maka akan ada konsekuensinya dapat dijatuhi hukuman disiplin berdasarkan pasal 9 PP 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS.
Sementara itu Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Lebak, Iqbaludin mengatakan berdasarkan hasil sidak yang dilakukan Inspektorat terdapat 216 ASN tidak masuk kerja pada hari pertama, dimana 9 orang tanpa keterangan.
Sidak dilaksanakan ke tiap-tiap OPD dan beberapa Kecamatan baik sebelum lebaran maupun sesudah lebaran untuk memantau kepatuhan ASN
“Berdasarkan pasal 9 PP 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS, bagi yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah maka sanksinya mulai ringan berupa teguran lisan, teguran tertulis,” kata Iqbaludin.
Untuk tingkat kehadiran hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama lebaran Idul Fitri 2023 mencapai 90 persen. Dia berharap usai lebaran idul fitri. Dia mengajak ASN di Lebak menjadikan momentum lebaran Idul Fitri untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Lebaran Idul Fitri mesti menjadi momentum untuk yang lebih baik khususnya pelayanan kepada masyarakat. ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” katanya.(*)
Reporter: Nurabidin
Editor: Ahmad Lutfi











