PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Unsur Muspika Cikeusik bersama puluhan warga bergotong royong membersihkan sampah yang tersangkut di jembatan Curugciung, Kampung Cikaludan, Desa Curugciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.
Sampah yang tersangkut di jembatan itu sebagian besar merupakan potongan kayu dan bambu yang terbawa banjir di aliran Sungai Cihaer.
Camat Cikeusik, Wahyu Awaludin mengatakan, kegiatan gotong royong membersihkan sampah merupakan kegiatan rutin.
“Kegiatan Selasih (Selasa Bersih) yang rutin dilakukan setiap pekan. Kali ini kita berjibaku dengan unsur Pemerintah Desa dan masyarakat membersihkan sampah tersangkut di jembatan Curugciung,” katanya kepada RADARBATEN.CO.ID, Selasa, 13 Juni 2023.
“Jumlah tim yang diterjunkan dari jajaran Kecamatan sebanyak delapan orang. Kemudian dari Desa dan warga sebanyak 18 orang,” katanya.
Wahyu mengungkapkan, keberadaan sampah terbawa aliran sungai, sehingga perlu segera dibersihkan.
“Sebab kerap kali menyebabkan banjir ketika hujan deras. Ditambah lagi posisi bangunan jembatan kurang tinggi sehingga membuat sampah tersangkut menutupi aliran sungai,” katanya.
“Saat sampah tersangkut dan menutup aliran sungai akan menyebabkan banjir. Semoga dengan secara bersama-sama dibersihkan, maka akan membuat aliran sungai mengalir dengan lancar dan bisa mengurangi luapan air yang biasa sering terjadi setelah di wilayah hulu sungai diguyur hujan deras,” katanya.
Ketua Forum Kampung Siaga Bencana Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira, menyambut baik kegiatan pembersihan sampah yang tersangkut pada jembatan.
“Hal itu tentu sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir. Karena sampah potongan bambu dan kayu akan mengakibatkan aliran sungai tersumbat dan meluap,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











