PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan Honorer tenaga teknis Kabupaten Pandeglang akan menggelar aksi demo mengepung Istana Negara dan Menpan RB di Jakarta. Aksi demo ini buntut dari kebijakan pemerintah yang dirasa menganaktirikan honorer tenaga teknis meliputi tenaga honorer di lingkungan Sekretariat Daerah, OPD, termasuk Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang.
Aksi demo ke Istana Negara dan Menpan RB akan digelar pada tanggal 7 Agustus 2023. Saat ini semua honorer tenaga teknis tengah melakukan konsolidasi untuk persiapan akomodasi dan transportasi ke Jakarta.
Aksi demo tentunya bukan hanya diikuti oleh tenaga honorer teknis, tetapi juga honorer tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
Ketua Forum Honorer Tenaga Teknis Kabupaten Pandeglang Yosef Gumilar mengatakan, jumlah honorer tenaga teknis yang siap menggelar aksi demo ke Istana Negara dan Menpan RB mencapai ribuan orang.
“Untuk aksi sendiri rencana hasil rapat bersama forum honorer Provinsi Banten, Minggu kemarin kita mengambil keputusan bersama bahwa tanggal 7 Agustus itu akan melakukan aksi damai. Intinya ke Presiden dan ke Kemenpan RB dan BKN,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 21 Mei 2023.
Adapun tuntutan aksi, Yosef menjelaskan, yakni tenaga honorer siangkat secara otomatis menjadi PNS atau CPNS. Kemudian yang kedua meskipun secara regulasi harus tes P3K atau CPNS agar diprioritaskan.
“Kita minta diprioritaskan, sebagai tenaga honorer apalagi yang sudah di atas 10 tahun. Tuntutan ketiga kita khususnya tenaga teknis administrasi, meminta kepada pemangku kebijakan yang di pusat diberlakukannya afirmasi,” katanya.
Jadi minta diberlakukan afirmasi, khususnya afirmasi usia. Afirmasi masa kerja dan afirmasi khususnya kategori I dan kategori 2.
“Nah tiga tuntutan itu akan kita utarakan di tanggal 7 Agustus. Dan di tanggal 7 Agustus juga kita akan menanyakan tindak lanjut pemerintah pusat itu khususnya Menpan RB terkait penghapusan tenaga honorer per tanggal 28 November 2023,” katanya.
Terkait penghapusan tenaga honorer tersebut sampai hari ini belum ada tindak lanjutnya. Padahal informasi itu sangat penting untuk mendapatkan kejelasan nasib honorer.
“Maka akan kami tanyakan. Makanya sebelum aksi ada jeda, akhir Juni ini untuk konsolidasi di masing – masing kabupaten, khususnya Kabupaten Pandeglang ke temen-temen di OPD, kalau ingin berjuang hayuk mangga kita bareng-bareng ke Jakarta,” katanya.
Rencana jumlah massa sementara untuk peserta aksi sebanyak lima bus. Mungkin nanti akan ada tambahan – tambahan karena memang jumlah honorer tenaga teknis di Kabupaten Pandeglang ribuan.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Merwanda











