PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Cibitung mengecek kondisi bangunan SD Negeri Kiarajangkung di Desa Kiarajangkung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang.
KSB Cibitung melakukanya untuk memastikan informasi diterima bahwa bangunan SDN Kiarajangkung rusak berat, sehingga 75 siswanya harus belajar di bawah tenda darurat.
Tenda darurat untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) itu didirikan oleh Komite Sekolah dan pihak SDN Kiarajangkung.
“Saya berada di lokasi SDN Kiarajangkung, guna untuk meninjau, memastikan kaitan info yang beredar saat ini. Kaitan kondisi bangunan SDN Kiarajangkung ini yang tidak layak ditempati, sebagai wadah proses belajar mengajar,” kata Wakil Ketua Relawan KSB Cibitung, Sidik, Sabtu, 22 Juli 2023.
Sidik menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan, betul adanya bahwa pada saat kondisi bangunan SDN Kiarajangkung sudah tidak layak ditempati.
“Proses belajar mengajar memang dilaksanakan di tenda darurat yang dibuat oleh Komite Sekolah bersama dengan pihak sekolah. Ini atas inisiatif pihak Komite Sekolah demi menjaga terjadinya hal-hal tidak diinginkan, demi tercapainya rasa aman dan nyaman,” katanya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada segenap stakeholder terkait untuk sama-sama membantu agar permasalahan ketidaklayakan ini segera diatasi.
“Untuk kondisi bangunan sendiri saya tadi memantau itu sangat riskan sekali.
Apalagi kondisi selup bangunan sudah bergeser sehingga kondisinya miring dan itu tidak layak untuk ditempati,” katanya.
Apalagi kondisi alam yang sekarang sulit diprediksi. Sementara kondisi tembok bangunan juga sudah retak-retak.
“Kadang-kadang kan ada gempa juga. Jadi menjadi pilihan sangat tepat tidak memaksakan menempati bangunan untuk kegiatan KBM,” katanya.
Kepala SDN Kiarajangkung, Ade Rahman Hakim menceritakan, kondisi sekolahnya mengkhawatirkan sehingga 75 siswa SDN Kiarajangkung harus belajar di tenda darurat.
“Sehingga inisiatif kami bersama dengan pengurus Komite Sekolah, untuk mendirikan tenda darurat ini hanya antisipasi saja. Dan saya tidak menjelek-jelekkan semua pihak, yang jelas kami bersama Komite hanya berpikiran untuk antisipasi terjadi hal tidak diinginkan, sehingga murid dan guru melaksanakan KBM dengan aman dan nyaman,” katanya.
“Intinya kami bersama Komite hanya antisipasi saja. Jangan sampai terjadi hal tidak diharapkan dan kepada pihak berwenang dan terkait kami mohon bantuannya saja, mudah-mudahan segera ada fasilitas yang nyaman untuk siswa dan siswi, dan guru-guru di SD kami,” katanya.
Ketua Forum KSB Pandeglang, Beni Madsira menambahkan, dua unit tenda KSB juga sudah terpasang di area SDN Kiarajangkung.
“Jadi temen-temen KSB juga dari kemarin sudah saya perintahkan untuk pemasangan tenda, agar ketika ada hal-hal lain siswa bisa juga mengisi tenda tersebut,” katanya.
Dua tenda itu dipasang oleh relawan KSB Cibitung dan KSB Cibaliung.
“Tanggung jawab kita juga karena memang termasuk bencana juga kalau memang gedung itu rusak mungkin karena pergerakan tanah. Dan mungkin juga dari musim hujan ke kemarau tanah labil bisa begitu bangunan bisa pecah dan retak,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











