SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang, areal persawahan di Kota Serang yang gagal panen mencapai 26 hektare. Mayoritas berada di di Kecamatan Kasemen.
Gagal panen kali ini dampak dari El Nino yang terjadi sejak Agustus 2023.
Kepala Bidang Pertanian dan Penyuluhan DKP3 Kota Serang Andriyani mengatakan, gagal panen yang bertambah saat ini akibat dampak dari El Nino. Kemarau panjang membuat lahan pertanian di Kota Serang mengering.
Berdasarkan data yang didapatkan dari Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), saat ini persawahan yang mengalami gagal panen di Kota Serang semakin bertambah.
“Ini sesuai data dari POPT, untuk puso saat ini mengalami penambahan di 26 hektare yang sebelumnya hanya 18 hektare. Jadi saat ini puso telah mengalami penambahan sebanyak 8 hektare,” ujarnya, Jumat, 29 September 2023.
Ia menjelaskan, lahan pertanian yang mengalami gagal panen tersebut terjadi di Kecamatan Kasemen.
“Di Kelurahan Bendung lima hektare dan Kasunyatan tiga hektare. Ini karena berubah status dari tadinya berat menjadi puso. Ini akibat keadaan cuaca yang belum membaik dan air tidak tersedia,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











