SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Para bakal calon Gubernur Banten diminta tidak memanfaatkan para ulama hanya demi kepentingan politik saja. Pemimpin Banten ke depan juga harus cerdas dalam menggali potensi di Provinsi Banten.
Ketua A’wan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus tokoh masyarakat Banten KH. Matin Syarkowi mengungkapkan hal itu. Ia mengatakan, Banten membutuhkan pemimpin yang mengetahui potensi serta permasalahan di Banten.
“Kalau yang ideal yang pas buat di Banten, pertama yang memang tahu persis, bukan tahu katanya dan tahu dari buku, tapi tahu persis soal potensi yang ada di Banten. Potensi sosial, potensi budaya, potensi ekonomi, SDM dan lain-lain. Di samping tahu potensi, juga tahu permasalahan,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 1 Oktober 2023.
Ia mengatakan, apabila mengetahui kondisi Banten saat ini, maka akan ditemukan berbagai kelemahan dan kekuatan untuk bisa mencari solusinya.
“Permasalahannya kan banyak yang tahunya itu sekedar dari catatan, dan catatan itu belum tentu menyeluruh. Sehingga banyak potensi-potensi sumber daya alam tidak tergali, termasuk bagaimana soal sumber daya manusianya,” katanya.
Ia menuturkan, Banten tidak boleh dipimpin oleh seseorang yang elitis, namun harus memiliki jiwa merakyat serta dekat dengan para ulama.
Kendati demikian, ia menilai, selama ini para pejabat di Banten hanya dekat dengan ulama untuk kepentingan politik saja.
“Dia harus dekat dengan para ulama, dekatnya bukan hanya kepentingan politik saja, tapi kepentingan untuk membangun kemaslahatan bersama dan tidak memandang rendah para ulama, seola-olah ulama itu hanya bisa berdoa dan dipandang tidak paham soal konteks pembangunan,” katanya.
Padahal, kata dia, ulama juga memiliki banyak aspirasi yang harus didengar oleh pemimpin Banten.
Selama ini, ia menilai, Pemerintah hanya mengumpulkan para ulama untuk kepentingan politik saja.
“Sekarang kan begitu, Pemerintah di Banten itu dikumpulin para ulama untuk kepentingan politik. Tapi aspirasinya tidak pernah didengar. Itu sosok yang ideal bagi calon gubernur di Banten menurut saya,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, Banten sebagai daerah yang terkenal dengan banyak pondok pesantren akan menjadi salah satu potensi yang dinilai cukup bagus untuk dikembangkan.
“Ada potensi pendidikan misalnya, pendidikan pesantren salafiyah itu kan menjadi satu potensi tidak hanya pendidikan, tapi juga potensi wisata juga bagi budaya,” ucapnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











