PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak empat sekolah dasar negeri di Kabupaten Pandeglang terkena gusur proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 ruas Cileles – Panimbang.
Keempat SD yang bakal tergusur proyek jalan tol yaitu SDN Pasirkadu 1, Kecamatan Sukaresmi, SDN Pasirsedang 2, Kecamatan Picung, SDN Cijakan 2, Kecamatan Bojong, dan SDN Cijakan 3 Kecamatan Bojong.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang Sutoto mengatakan, ada empat SD yang bakal tergusur proyek pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang.
“Saat ini untuk gedung sekolahnya belum dibongkar. Karena Kementerian PUPR belum menyiapkan lahan pengganti,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 2 Oktober 2023.
Sutoto menjelaskan, sampai hari ini belum ada progres dari Kementerian PUPR terkait lahan pengganti. Padahal lahan pengganti itu dibutuhkan untuk membangun gedung baru.
“Sebetulnya yang kena gusur itu kan ada empat sekolah. Kita sudah mengajukan permohonan segera direlokasi namun belum diproses oleh PPK Jalan Tol,” katanya.
Sementara itu, Wali Siswa SDN Pasirkadu 1, Ardani berharap siswa SDN Pasirkadu 1 segera direlokasi ke tempat lebih aman.
“Sebab kondisi bangunan SDN Pasirkadu 1 sudah tidak aman. Bangunan pada bagian tembok dindingnya sudah mengalami retak – retak dan terancam ambruk,” katanya.
Bangunan mengalami retak semenjak adanya pengerjaan proyek pembangunan jalan tol. Tepatnya pada saat itu tengah dilaksanakan pengerjaan pembuatan parit menggunakan alat berat.
“Parit dibuat tepat hanya dua meter dari bangunan gedung sekolah. Sehingga menimbulkan kerusakan pada bangunan akibat adanya aktivitas alat berat yang hilir mudik,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











