PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – SMPN 1 Pandeglang telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sebagai respons terhadap meningkatnya kasus kekerasan dan bullying di kalangan pelajar.
Kepala SMPN 1 Pandeglang Ruli Purnama mengungkapkan, sekolahnya telah mengambil tindakan tegas dalam mencegah kekerasan terhadap anak dengan membentuk Tim TPPK.
“Kami telah membentuk Tim TPPK yang terdiri dari unsur kesiswaan, guru, staf Tata Usaha (TU), dan orangtua wali siswa,” ungkapnya, Jumat, 13 Oktober 2023.
Ruli Purnama menjelaskan, upaya sekolah ini juga mencakup penyuluhan kepada siswa mengenai anti bullying dan pencegahan kekerasan anak dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka.
“Kami telah mengedukasi siswa melalui lagu anti bullying dan menyosialisasikan pentingnya komunikasi antara orangtua dan anak mengenai kekerasan seksual,” katanya.
Ia menyampaikan, meskipun masih ada beberapa kasus ejekan antar siswa, sekolah ini telah berhasil menangani mereka melalui pendampingan.
“Kami telah mengambil langkah pendampingan terhadap siswa yang terlibat dalam insiden tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya mengambil pendekatan strategis melalui kegiatan sosialisasi dan pencegahan, sehingga siswa memahami bahwa kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah.
“Kami juga telah memasukkan isu kekerasan, termasuk bullying, dalam kurikulum kami. Kami akan terus berkomitmen untuk menangani masalah ini dan menjalin komunikasi intensif dengan orangtua guna mencegah insiden serupa,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











