SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang mendapatkan anggaran hibah Pilkada 2024 sebesar Rp 7,9 miliar lebih dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Untuk tahun 2023, Bawaslu Kota Serang akan mendapatkan anggaran sebesar 40 persen dari total Rp 7,9 miliar sesuai dengan Surat Edaran (SE) Mendagri Tito Karnavian.
“Total kami di tahun 2023 sebesar Rp 2,9 miliar. Total keseluruhannya Rp 7 miliar lebih. Awalnya sekitar Rp 250 juta aja di tahun ini. Akhirnya ada surat edaran (SE) Mendagri itu kan, harus 40 persen dicairkannya,” ujar Ketua Bawaslu Kota Serang Agus Aan Hermawan, Rabu 18 Oktober 2023.
Agus menjelaskan, anggaran Rp 2,9 miliar yang akan dicairkan di tahun 2023 masih bisa digunakan di tahun berikutnya. Dalam artian, anggaran tersebut tidak masuk ke dalam SILPA.
“Karena ini anggaran yang disiapkan di tahun 2023, ini bisa digunakan di tahun berikutnya. Ini aturannya khusus, tidak seperti perencanaan anggaran pembangunan biasa. Tidak masuk SILPA kalau anggaran Pilkada,” katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama Pemkot Serang sudah menandatangani berita acara dan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024.
“Tanda tangannya sudah, tinggal prosesnya saja di tahun 2024 sesuai dengan tahapan pemilihan yang berjalan,” ucapnya.
Ia mengatakan, anggaran awal Pilkada 2024 itu nantinya akan dipergunakan untuk perencanaan hingga perekrutan badan adhoc.
“Tahapan awal itu perencanaan, penyusunan program, persiapan termasuk nanti selanjutnya ada rekrutmen badan adhoc,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak











