PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perumdam Tirta Berkah mulai mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung di Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang.
IPA SPAM KSPN Tanjung Lesung berkapasitas 100 liter per detik bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Pembangunan IPA SPAM KSPN Tanjung Lesung dilaksanakan oleh Direktorat Jendral Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Banten senilai Rp32.599.678.000 yang bersumber dari APBN.
Kepala Bagian Keuangan Perumdam Tirta Berkah Kabupaten Pandeglang Hendi Kusmawan mengatakan, SPAM Tanjung sudah dioperasikan setelah serah terima aset dari Kementerian PUPR.
“Dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sementara ini SPAM Tanjung Lesung telah melayani sebanyak 1.022 pelanggan di wilayah Panimbang dan sekitarnya,” katanya, kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selular, Senin, 18 Desember 2023.
IPA SPAM Tanjung Lesung dapat melayani kebutuhan air bersih warga selama 24 jam. Hal itu karena memang ketersediaan air bersih berkapasitas 100 liter per detik.
“Tadinya pelanggan di wilayah tersebut dilayani air bersih yang sumber airnya dari Citaman, Labuan. Namun sekarang setelah ada SPAM Tanjung Lesung alirannya dari Citaman tidak lagi digunakan untuk menyuplai wilayah Panimbang lagi,” katanya.
Sumber air dari Citaman dialirkan ke wilayah lainnya agar pelayanan air bersih dapat terlayani selama 24 jam.
“Selain itu kita sudah berusaha jangan sampai pemberian (bantuan IPA SPAM dari Kementerian PUPR) itu secara pengelolaan terbengkalai. Jadi alhamdulillah kita sudah menggunakan, mudah-mudahan ke depan lebih banyak lagi masyarakat yang kita layani,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tanjung Lesung berkapasitas 100 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan air pandeglang selatan dan Kawasan Ekonomi Tanjung Lesung.
“Pengolahan SPAM ini diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Berkah,” katanya.
Kendati sudah diserahterimakan, Kementerian PUPR tidak lantas melepas begitu saja. Nanti ada transfer knowledge dari yang mengelola saat ini, masih ada masa pemeliharaan juga dari pihak ketiga selama satu tahun.
“Sumber air SPAM ini dari sungai Ciliman yang diolah melalui IPA masuk ke reservoir selanjutnya disalurkan tower air Cikadu melalui jaringan pipa. Jaraknya 34 km sampai ke Cikadu, yang sekarang kita kelola baru 100 liter per detik, dan akan dikembangkan lagi sisanya 100 liter per detik karena memang kebutuhan nya 200 liter per detik,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











