LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menggelar Rapat Koordinasi Penentuan Nilai Zakat Fitrah 1445 Hijriyah bersama berbagai instansi pemerintah pada Sabtu 3 Februari 2024.
Ketua Baznas Lebak, KH Wawan Gunawan mengatakan, pihaknya sudah menenetukan besaran Nilai Zakat Fitrah untuk besaran beras dan nominal uang, berdasarkan Rakor dengan berbagai intansi.
“Nilai besaran Zakat Fitrah 1445 H dengan beras 2,5 kg atau 3,5 liter, berdasarkan hasil rapat bersama,” katanya, Minggu 4 Februari 2024.
Pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan survei untuk melihat harga di Pasar dengan berbagai jenis beras dan harga yakni, Rp16.000, Rp15.000, Rp14.400, Rp13.000 dan Rp12.000. Sedangkan untuk harga dari disperindag per 29 januari 2024 yakni beras Kw I Rp14.400 per kg, Kw II Rp13.400 per kg dan Kw III Rp13.000 per kg.
“Berdasarkan hasil rapat bersama itu, akhirnya kita ambil harga beras yang tengah, yakni senilai Rp14.400,” ucapnya.
Sementara untuk pembayaran zakat fitrah menggunakan uang tunai berada diangka Rp40.000 sedangkan untuk pembayaran Fidyah bernilai Rp50.000.
“Untuk yang menggunakan uang, kalau beras tadi harus menggunakan beras yang biasa dikonsumsi. Khawatir kalau yang dibawah rekomendasi atau yang murah jadi tidak bisa dimakan,” jelasnya.
Wawan menuturkan, untuk Zakat Fitrah menggunkan uang mengalami kenaikan, sebelumnya berada Fitrah diangka Rp35.000 untuk dan Rp45.000 untuk Fidyah.
Namun, untuk masyarakat yang biasa mengkonsumsi beras dibawah rekomendasi penetapan zakat, dapat menunaikan zakat fitrah dengan menggunakan beras yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Lebih lanjut KH Wawan menyampaikan, pihaknya bersama tim pengumpul dimasing-masing kecamatan akan mengupayakan untuk menerima pembayaran zakat baik melalui kantor Baznas Lebak maupun masing-masing Kecamatan.
“Untuk pengumpulan bisa dimulai sejak awal Ramadhan dan baznas menerima hingga dua hari sebelum lebaran. Yang diterima Baznas akan disalurkan sepenuhnya dan nanti akan kita perlihatkan jumlah penerimaanya karena agar transparan,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Abdul Rozak











