PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah tanaman dipercaya dapat membantu mengatasi gangguan kesehatan untuk dikonsumsi. Sebab itulah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengajak warga untuk menanam tanaman obat keluarga di halaman rumah.
Dinkes Pandeglang memberikan contoh dengan menanam berbagai tanaman sebagai obat tradisional di lingkungan dinasnya yang tersusun rapi menggunakan polybag.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Pandeglang Samsudin mengatakan, pihaknya tengah menanam tanaman obat keluarga (toga) di lingkungan dinasnya. Tanaman obat ini sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan tubuh.
“Ya kita ini sedang melakukan penanaman obat keluarga. Tanaman ini sangat baik untuk tubuh kita. Di sini kita belajar dengan menerapkan pola hidup sehat dengan tanaman ini,” katanya, Senin 5 Februari 2024.
“Iya kita sebisa mungkin jangan menggunakan obat-obatan kimia dulu, tapi gunakan obat yang tradisional dulu bisa buat sehari-hari bikin badan sehat segar,” sambungnya.
Dikatakannya, untuk jenis-jenis tanaman toga ini mulai dari sereh, jahe, kumis kucing, salam, kunyit, sirih merah dan tanaman toga lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh.
“Nah ini memberikan contoh kepada masyarakat, terutama kita punya UPT di tiga puluh tujuh puskesmas, kita memang sudah melaksanakan kegiatan ini tapi langkah bijaknya juga kita berikan contoh buat puskesmas,” katanya.
Hal itu sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat dan Puskesmas lainnya di Kabupaten Pandeglang.
Ia mengatakan, bagi masyarakat Pandeglang yang tidak memiliki lahan, dapat memanfaatkan tanaman toga ini di halaman rumah masing-masing.
“Penggunaan polybag sangat dianjurkan karena tanaman toga ini terjangkau harganya dan dapat dimanfaatkan dari sisa-sisa bumbu. Dengan menanam tanaman toga, kita dapat merasakan manfaat kesehatannya,” katanya.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa tanaman toga ini dapat dikonsumsi untuk meningkatkan stamina tubuh dan menjaga kesehatan secara menyeluruh.
“Jika tubuh terasa lelah, tanaman toga dapat direbus dengan 5 lembar seperti kunyit, daun salam, kemudian diminum. Kami berharap penanaman tanaman toga ini dapat diadopsi oleh semua warga Pandeglang,” tambahnya.
Salah satu warga Pandeglang, Firman, menilai anjuran tersebut merupakan alternatif yang baik sebagai obat tradisional sebelum mencoba obat kimia.
“Menurut saya, inisiatif ini cukup bagus dan efektif. Menanam tanaman obat tradisional bisa menjadi langkah awal yang baik. Saya berencana mencobanya dengan menanam di rumah,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











