SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang memastikan ada sebanyak 10.102 hektare sawah di Kabupaten Serang yang berpotensi dapat di panen pada Maret 2023. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Serang.
Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, lahan pertanian yang ada di Kabupaten Serang mulai bisa panen. Bahkan pada Maret ada sebanyak 10.102 hektare sawah di Kabupaten Serang yang sudah bisa dipanen.
“Yang mau panen di wilayah Ciruas, Tirtayasa, Pontang, Carenang, Binuang, dan Lebakwangi. Total panen 10.102 hektare di Maret ini berpotensi panen,” katanya, Kamis 29 Februari 2024.
Bahkan, lanjut Suhardjo, pada Februari sudah ada sawah yang mulai panen di Kabupaten Serang. Bahkan jumlah panennya mencapai 3.228 hektare. “Ini yang yang ditanam ketika bulan Oktober hingga akhir November. Itu yang berada di saluran air yang lancar. Untuk Februari 3.228 hektare,” jelasnya.
Soal stok beras yang tidak terlihat di Kabupaten Serang meskipun sudah panen raya, ia menyebut jika mayoritas beras yang telah dipanen sudah langsung dijual oleh para petani kepada tengkulak. Selain itu, ada juga petani yang enggan untuk menjual hasil panennya lantaran untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Petani langsung menjual karena kan harga gabah lagi mahal, kadang dibeli oleh tengkulak dari mana. Karena kan petani juga butuh uang untuk operasionalnya, makanya begitu panen langsung dijual. Tapi ada juga yang menggiling padinya sendiri untuk bekal sendiri,” terangnya.
Lebih lanjut, ia memprediksi pada periode panen tahun ini, puncak panen raya akan terjadi pada April 2024 dengan total luas panen mencapai 17.975 hektare. “Minimal produksi padi per hektare nya 5 ton. Tapi berfariasi ada yang 6-7 ton tergantung perawatan, pemeliharaan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: Abdul Rozak











