PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Kabupaten Pandeglang melaksanakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan terhadap 18 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Pandeglang.
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah suatu lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang secara khusus berorentasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.
KIM dibentuk untuk meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, keterampilan, kearifan yang mendorong berkembangnya motivasi masyarakat dalam berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Adapun Diskomsantik melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan terhadap KIM, dalam rangka penurunan stunting di Kabupaten Pandeglang tahun 2024.
KIM memiliki peran dan fungsi krusial karna KIM merupakan kepanjangan lidah pemerintah untuk dapat mendiseminasikan informasi kepada masyarakat.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi Sandi dan Satatistik (Diskomsantik) Pandeglang Tb Nandar Suptandar, KIM punya peran dan fungsi untuk dapat membantu menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Di antaranya cara pengentasan stunting di Kabupaten Pandeglang,” katanya dalam di Ruang Oproom Setda Kabupaten Pandeglang, Selasa, 14 Mei 2024.
Jumlah KIM di Pandeglang saat ini dinilai masih kurang. Oleh sebab itu pihaknya berharap KIM dibentuk disetiap Kecamatan di Pandeglang.
“Saat ini baru 18 KIM. Masih belum efektif untuk membantu penyebarluasan informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya.
Oleh karena itu, Ia berharap ada penambahan KIM. Minimal bisa terbentuk di setiap kecamatan.
“Kehadiran KIM bisa memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting. Sehingga membuat masyarakat paham bagaimana penyebab terjadinya stunting,” katanya.
Pada tahun 2024 ini, diharapkan dapat terbentuk keterwakilan KIM di semua kecamatan. Yakni tersebar di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
“Dengan begitu penyampaian informasi akan menyeluruh, efisien dan efektif,” katanya.
Kepala Bidang Informasi Kemitraan Informasi Diskominfo Provinsi Banten Ahmad Subhan mengungkapkan, butuh strategi komunikasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk penurunan prevalensi stunting.
“Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan KIM Kabupaten Pandeglang dapat menjalankan tugas serta peran nya secara profesional untuk membantu pemerintah daerah,” katanya.
KIM di Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat memberi informasi kepada masyarakat sehingga mampu mencetak generasi emas dan mendapatkan bonus demografi di tahun 2045.
“Di mana jumlah usia produktif nya lebih banyak dibandingkan usia tidak produktif. Untuk mendapatkan bonus demografi diperlukan generasi penerus yang sehat dan mampu berdaya saing,” katanya.
Dalam upaya mencetak generasi penerus tentunya perlu menghindari lost generation (generasi tersesat).
“Untuk itu diharapkan semua pihak dapat menjalankan peran dan fungsi nya sesuai dengan yang telah di amanatkan. Agar generasi penerus terhindar dari lost generation dan juga resiko stunting,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











