PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang petani bernama Marya (64) ditemukan tewas membusuk di area kebun Kampung Baitul Mukmin RT01 RW 01, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Selasa, 18 Juni 2024 sekira pukul 11.10 WIB. Mayat Marya yang berdomisili di Kampung Babakan, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pertama kali diketemukan oleh warga setempat bernama Hamdah (56) yang tengah mencari kayu bakar.
Menurut Anggota Koramil Pagelaran Sertu Dede Suharsono, penemuan mayat dalam kondisi membusuk menggegerkan warga Desa Cimoyan.
“Orang atau saksi yang pertama kali menemukan bernama Hamdah berusia 69 tahun. Tengah mencari kayu bakar di kebun,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Selasa, 18 Mei 2024.
Dede menjelaskan, menurut keterangan dari saksi, ia melihat sesosok mayat dalam kondisi terlentang di area kebun. Selanjutnya melaporkan hasil temuan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Patia dan Koramil Pagelaran.
“Dan kami berkoordinasi dengan Polsek dan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP),” katanya.
Lebih lanjut, Dede mengungkapkan, setibanya di TKP, terlihat sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki. Diketahui merupakan warga setempat namun kondisinya sudah membusuk.
“Saat ditemukan korban mengenakan celana pendek warna merah dan kaos berwarna coklat lengat pendek yang bertulisjan Gerakan Pramuka. Serta mengenakan sepatu bot,” katanya.
Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban.
“Namun tim Inafis Polres Pandeglang dan Tim Kesehatan Puskesmas Patia telah tiba dilokasi untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi,” katanya.
Kapolsek Patia AKP Dodin Awaludin mengatakan, adanya temuan mayat dalam keadaan sudah meninggal Dunia (MD) lokasi Kampung Baitul Muk’min.
“Korban bernama Marya warga Kampung Babakan Rt01 RW02 Desa Cimoyan. Kec Patia Kab Pandeglang. Pekerjaan petani,” katanya.
Menurut keterangan dari masyarakat, melihat korban Marya di hari Jum’at tengah berada di Pasar Labuan. Selanjutnya pada hari Sabtu-nya warga bernama Muslih, masih melihat korban tengah menjalankan aktifitas kesehariannya.
“Dari informasi yang diterima dari masyarakat bahwa korban memiliki riwayat penyakit paru-paru,” katanya.
Selanjutnya jenazah menjalani pemeriksaan dari tim Inafis Polres Pandeglang dan Puskesmas Patia.
“Korban diperkirakan sudah empat hari meninggal dunia. Dan untuk keluarga korban menolak dilakukan autopsi karena sudah menerima sebagai musibah,” katanya.
Menurut Ps (Pejabat sementara) Kaur Indentifikasi Satreskrim Polres Pandeglang Bripka Bayu Kurniawan mengatakan, kalau pihaknya menerima laporan sekira pukul 12.30 WIB.
“Korban sudah dievakuasi dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Aditya











