SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kecamatan Cinangka.
Program tersebut bertema Psikoedukasi Anti-Bullying Melalui Diskusi Berbantuan Media Interaktif untuk Membentuk Lingkungan Sekolah Bebas Bullying. Acara yang berlangsung di SMPN 1 Cinangka ini disambut antusias oleh para peserta dan tokoh pendidikan setempat.
Acara dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Cinangka Bapak Julhaeni, serta Pengawas Rayon 3 Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Umrotul Goliah.

Acara dibuka secara resmi dengan penyerahan hibah berupa LCD proyektor oleh Ketua PkM, Ayu Fahimah. Hibah ini diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar dan penyebaran informasi mengenai pentingnya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa.
Materi psikoedukasi disampaikan oleh Erna Risnawati, seorang pakar dalam bidang psikologi pendidikan dan perkembangan. Dalam penyampaian materinya, Erna menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mencegah dan menangani kasus bullying di sekolah.
Ia juga memperkenalkan strategi-strategi praktis yang dapat diterapkan oleh guru dan siswa untuk mengidentifikasi dan menghentikan perilaku bullying.
Setelah sesi materi, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipimpin oleh Valeria Yekti Kwasaning Gusti. Diskusi ini menggunakan media edukatif Tanggul Bully (Tangga dan Ular untuk Melawan Bullying) yang merupakan modifikasi dari permainan tradisional Ular Tangga yang didesain khusus untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying.

Melalui permainan ini, peserta diajak untuk memahami dampak buruk bullying dan cara-cara efektif untuk melawannya.
Kegiatan ini ditutup dengan semangat tinggi dan dukungan dari seluruh peserta. Jargon PkM kali ini, Teman Asik Tanpa Usik, Perundungan Bukan Candaan, menjadi pesan kuat yang diharapkan dapat terus diingat dan diterapkan oleh para siswa serta guru di Kabupaten Serang.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan terbentuk lingkungan sekolah yang lebih positif dan mendukung perkembangan psikologis anak-anak tanpa adanya tekanan atau ancaman bullying.
Kepala SMPN 1 Cinangka Julhaeni menyatakan dukungan penuh terhadap upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. “Sebagai sekolah yang berada di ujung langit, yang sangat jarang tersentuh program dari pihak luar, kami berterima kasih kepada UT atas program ini dan semoga program ini bisa berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak










