SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang pada tahun ini menganggarkan untuk rehabilitasi 200 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang Deni Hartono mengatakan, jumlah RTLH di Kabupaten Serang masih relatif tinggi. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pada tahun 2022 sampai 2023, masih ada sebanyak 8.195 RTLH yang harus ditangani oleh Pemkab Serang.
“Data ini akan menjadi pedoman untuk perencanaan penanganan RTLH ke depan. Terutama oleh calon pemimpin ke depan. Ini tersebar di 29 Kecamatan di Kabupaten Serang,” katanya, Jumat 13 September 2024.
Ia mengaku, setiap tahunnya berupaya untuk menganggarkan pembangunan RTLH. Seperti di tahun ini, pihaknya sudah menganggarkan untuk pembangunan 200 RTLH.
“200 RTLH sudah ditangani melalui APBD, progresnya sudah mencapai 30 sampai 50 persen sudah berjalan,” jelasnya.
Ia menargetkan agar rumah yang dibangun melalui APBD dapat diselesaikan dengan waktu satu bulan. “Kita ingin di Oktober sudah selesai,” teganya.
Selain yang dibangun melalui APBD Kabupaten Serang, di tahun ini ada RTLH yang dibangun melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian dan program RTLH dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang.
“Dari program BSPS hingga tahap dua ada 431 rumah, untuk rumah yang dibangun oleh Baznas ada 40,” pungkasnya. (*)
Editor: Abdul Rozak











