SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ingin fokus menyelesaikan persoalan kemiskinan di tahun 2025. Itu dilakukan dengan memprioritaskan program-program yang berkaitan dengan peningkatan perekonomian masyarakat.
Tatu mengaku, telah melakukan pembahasan dengan DPRD Kabupaten Serang terkait dengan program-program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 nanti. “Kami jajaran pemerintah tetap akan menjalankan program peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur juga baik jalan dan Puspemkab,” katanya, Kamis 24 Oktober 2024.
Selain itu, ada satu program yang tidak kalah pentingnya untuk dilaksanakan di tahun 2025, yakni fokus menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Serang. “Jadi tahun 2025 kita ingin fokus pada program-program peningkatan perekonomian warga,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, ada sejumlah indikator yang menjadikan seseorang masuk dalam kategori masyarakat miskin. Di antaranya ialah kondisi rumah, sarana prasarana tempat tinggal, akses air bersih dan penghasilan per bulannya.
“Jadi dari rumah saja ada 10 atau 11 indikator kemiskinan kalau gak salah. Jadi kalau kita menyelesaikan program rumah tidak layak huni, itu sudah menyelesaikan persoalan kemiskinan,” ujarnya.
Pihaknya juga mengaku akan fokus menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Serang. Karena, pengangguran sangat berimplikasi terhadap kemiskinan.
“Kita akan berupaya untuk meningkatkan SDM masyarakat Kabupaten Serang agar mereka memiliki skill. Karena dengan skill mereka bisa bekerja ataupun membuka lapangan pekerjaan. Kita pemerintah tentu akan mendampingi masyarakat yang punya semangat untuk membuka lapangan pekerjaan, seperti UMKM,” ujarnya.
Ia mengaku berdasarkan hasil survei dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang, saat ini posisi Pemkab Serang berada di tiga terendah untuk jumlah kasus kemiskinan di Kabupaten Serang.
“Kita posisi tiga terendah, cuman memang kalau dilihat angkanya masih tinggi, ini jadi PR kita. Intinya kita akan mendorong agar angka kasus kemiskinan ini zero,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











