LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kasus penelantaran anak di Kabupaten Lebak dianggap masih menjadi kasus yang tidak mendapat perhatian serius oleh Pemerintah Kabupaten Lebak. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya anak-anak yang ditelantarkan secara sadar maupun tidak sadar.
Tiara, Pengurus Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) Cabang Rangkasbitung, menyampaikan bahwa pemerintah harus serius dalam menangani setiap kasus penelantaran anak di Lebak.
“Sebenarnya banyak kasus yang luput dari pantauan, bahkan banyak anak di Lebak yang ditelantarkan secara sengaja untuk disuruh bekerja dan dipaksa mengemis,” kata Tiara kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 25 Oktober 2024.
Ia masih merasa prihatin dengan kondisi penelantaran anak yang masih dinilai kurang diperhatikan secara serius oleh pemerintah.
“Selain penelantaran di jalanan, penelantaran anak juga sering terjadi di lingkungan keluarga, salah satunya akibat kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, hingga kurangnya memberi perhatian kepada anak,” terangnya.
“Yang saya bingungkan, bagaimana peran pemerintah baik DP3AP2KB dan Dinsos dalam menangani permasalah ini. Kenapa masih banyak hal seperti ini dibiarkan gitu,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Pekerja Sosial (Peksos) Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Aldi, mengatakan bahwa di Dinas Sosial terdapat program rehabilitasi sosial. Anak terlantar juga menjadi bagian yang diperhatikan.
“Kalau dari kami di Dinsos, akan dilakukan verifikasi atau assesment yang mana ketika memang ada, akan dilakukan pembinaan atau rehabilitasi sosial. Tentunya pihak kami terus melakukan langkah-langkah dalam menindaklanjuti segala kejadian yang ada di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Perlindungan Anak pada DP3AP2KB Lebak, Lela Nurlela Hasani, menyebutkan bahwa penelantaran anak yang dilakukan secara tidak sadar oleh orang tua dapat dilihat melalui pemenuhan 10 hak anak.
“Biasanya memang yang melakukan hal tersebut adalah kedua orang tua yang bekerja. Ketika 10 hak anak itu tidak terpenuhi, maka itu bisa menjurus sebagai penelantaran anak. Tentunya langkah kami disini terus melakukan berbagai tindakan berkolaborasi dengan Dinsos Lebak,” tandasnya.
Editor: Agus Priwandono










