LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – PT. Wijaya Karya (WiKa) menargetkan pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 ditargetkan selesai pada Maret 2025. Saat ini, pengerjaan proyek jalan tol ini terus dikebut.
Tol Serang-Panimbang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang yang belum selesai.
Proyek tol ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung konektivitas dan perkembangan ekonomi di Banten, khususnya untuk meningkatkan aksesibilitas ke kawasan-kawasan wisata seperti Bayah, Anyar, Carita, dan Tanjunglesung.
“Progres pembangunan saat ini Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles 24,17 KM (mencapai) 86,14 persen. Proses pembangunan terus berlangsung ditargetkan selesai Maret 2025,” kata Albagir, Manajer Bidang Pemasaran dan Pengembangan Usaha PT. WiKa, kepada Radarbanten.co.id pada Kamis, 27 Februari 2025
Sementara itu, untuk Seksi 3 Cileles-Bojong dengan panjang 33 kilometer masih dalam pengerjaan. Proses pengerjaannya dibagi dalam beberapa tahap.
“Seksi ada tahap 3.A Cileles-Bojong 17,46 KM (mencapai) 91,52 persen, Seksi 3.B1 masih proses lelang PDN. Sementara itu Seksi 3.B2 (mencapai) 22,68 persen, Seksi 3.B3 (mencapai) 24,23 persen dan Seksi 3.B4 proses lelang PDN,” terangnya.
PT. WiKa menargetkan pengerjaan Seksi 3 Cileles-Bojong akan selesai pada September 2025. Sementara, untuk Seksi 3B Bojong-Panimbang ditargetkan selesai 2025.
Secara keseluruhan, Pembangunan Tol Serang-Panimbang akan selesai pada Desember 2025.
Tol Serang-Panimbang memiliki panjang total sekitar 83 kilometer dan terbagi menjadi tiga seksi.
Proyek ini dirancang untuk mengurangi kemacetan di jalan utama yang menghubungkan Serang dan Panimbang. Serta, mempercepat perjalanan dari Jakarta menuju destinasi wisata di wilayah Banten.
Tol ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di sepanjang jalur tol.
Editor: Agus Priwandono











