PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang mengakui kelengahan pengawasan terkait aksi asusila yang dilakukan dua remaja di kawasan Alun-alun Pandeglang. Insiden tak senonoh ini viral di media sosial setelah terekam dalam sebuah video, menampilkan sepasang muda-mudi yang leluasa bercumbu mesra di ruang publik yang minim penerangan.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Pandeglang, Tb Haruji Hermawan, menjelaskan bahwa minimnya pengamanan dan pencahayaan menjadi celah terjadinya aksi tersebut.
“Kemarin ada dua sejoli yang melakukan mesum di Alun-alun Pandeglang. Faktor minimnya penerangan jadi peluang bagi mereka,” ujar Haruji pada Jumat, 4 Juli 2025.
Sebagai langkah antisipasi, Haruji mengatakan bahwa pihaknya kini telah meningkatkan patroli malam di sekitar Alun-alun Pandeglang. “Sekarang alun-alun sudah terang, itu sangat membantu petugas dalam patroli dan monitoring,” jelasnya.
Patroli malam ini dilakukan secara rutin setiap hari dengan melibatkan sekitar enam anggota Satpol PP yang berjaga dalam beberapa shift hingga dini hari.
“Setiap malam kita turunkan sekitar enam orang anggota. Kita punya tugas monitoring dari pagi sampai siang, siang sampai malam, bahkan sampai jam 1 atau jam 2 pagi,” terang Haruji.
Terkait insiden viral ini, Haruji mengakui adanya kelengahan dalam pengawasan. Namun, ia memastikan bahwa pengamanan akan lebih diperketat ke depannya. “Ya, bisa dibilang kemarin kecolongan, salah satunya karena faktor pencahayaan. Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi lagi, karena kita sudah berupaya meningkatkan pengawasan,” pungkasnya.
Video aksi mesum berdurasi empat menit dua puluh dua detik itu diterima oleh RADARBANTEN.CO.ID, yang menunjukkan pasangan sejoli itu leluasa beraksi di kegelapan Alun-alun Pandeglang.
Editor: Aas Arbi











