CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Proyek pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih di Kecamatan Pulomerak terus dikebut. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri menyiapkan anggaran Rp 4 miliar untuk pipa air bersih.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri, Ihwan Kurniawan, memastikan segmen pertama pembangunan pipa dengan panjang kurang lebih 5 kilometer dikerjakan langsung oleh PDAM dengan alokasi anggaran sekitar Rp4 miliar.
“Segmen pertama ini kami yang eksekusi. Untuk segmen kedua dan ketiga akan dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU),” kata Ihwan kepada Radar Banten di lokasi groundbreaking, Jumat 24 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, total jaringan pipa yang akan dibangun hingga Suralaya mencapai panjang sekitar 12 kilometer. Seluruh proses dipastikan berjalan sesuai prosedur, terutama pada titik jalur yang melintasi rel kereta api.
“Kami sudah koordinasi ketat dengan pihak KAI. Tidak ada pemasangan yang tidak mendapatkan izin. Memang sempat ada titik galian yang terlalu dekat rel, dan langsung kami geser keluar sesuai koreksi,” jelasnya.
Dengan kapasitas pipa berdiameter 8 inci, aliran air yang tersedia diproyeksikan mencapai 35 liter per detik. Hitungan kasar tersebut dapat memenuhi kebutuhan sekitar 3.500 kepala keluarga (KK) di wilayah yang selama ini kesulitan air.
Saat ditanya terkait kemungkinan pemberlakuan subsidi bagi masyarakat kurang mampu, Ihwan menegaskan bahwa PDAM tetap mengedepankan asas pelayanan kebutuhan dasar.
“Tetep akan kita pertimbangkan karena ini kebutuhan dasar kita tidak menerapkan ketat , kita akan pertimbangkan apabila ada masyarakat yang perlu kita bantu,” tegasnya.
Selain sambungan reguler ke rumah tangga, PDAM juga menyiapkan mekanisme pelanggan khusus atau pelanggan komunal untuk melayani banyak warga melalui satu titik pemasangan.
“Kami ingin memastikan semua masyarakat mendapatkan akses air yang layak. Jadi berbagai opsi akan kita tempuh,” tambah Ihwan.
Editor: Abdul Rozak











