SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Program Cek Kesehatan Gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah kabupaten/kota mengungkap dua penyakit paling banyak diderita masyarakat, yakni hipertensi dan karies gigi.
Temuan itu berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan massal yang dilakukan sejak awal tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, hingga akhir September 2025, sebanyak 3.068.482 warga telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Namun, baru 2.000.107 hasil yang berhasil diinput ke aplikasi Asik milik Kementerian Kesehatan. “Masih ada sekitar 900 ribu data yang belum masuk sistem, dan ini sedang kami kejar,” ujar Ati.
Dari total penduduk Banten sekitar 12,5 juta jiwa, capaian pemeriksaan dalam program cek kesehatan gratis baru 18 persen. Sedangkan, pemerintah pusat menargetkan minimal 20 persen warga sudah diperiksa hingga akhir tahun.
“Kami optimis target ini tercapai karena seluruh puskesmas kini aktif melakukan pemeriksaan jemput bola,” tuturnya.
Ia menjelaskan, hipertensi mendominasi temuan pada kelompok usia dewasa dan lansia, sedangkan karies gigi banyak ditemukan pada anak-anak.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, banyak yang mengalami hipertensi. Sementara pada anak-anak, karies gigi cukup tinggi,” ungkapnya.
Kata dia, dua penyakit ini muncul karena pola hidup yang kurang sehat. Hipertensi sering dipicu pola makan tinggi garam, kurang olahraga, dan stres.
Sedangkan karies gigi disebabkan kebiasaan mengonsumsi makanan manis dan kurang menjaga kebersihan mulut. “Kami ingin masyarakat sadar bahwa mencegah jauh lebih murah daripada mengobati,” tegasnya.
Editor Daru Pamungkas











