SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Asosiasi Pembantu Penghulu (APP) Desa di Kabupaten Serang melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang pada Selasa 6 Januari 2026.
Kedatangan mereka adalah untuk melakukan audiensi dengan Pemkab Serang agar mereka bisa mendapatkan perhatian oleh Pemkab Serang.
Ada sekitar 52 perwakilan pembantu penghulu yang ikut audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Zaldi Dhuhana dan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Rudy Suhartanto.
Ketua APP Desa, Deni yang bertugas di Desa Junti, Kecamatan Jawilan mengatakan, pelaksanaan audiensi dilaksanakan agar para pembantu desa bisa mendapatkan perhatian.
“Kami mau agar status kami agar diakui dan ke dua bisa mendapatkan insentif,” katanya, Selasa 6 Januari 2026.
Ia mengatakan, selama ini mereka bertugas namun tidak pernah diakui secara formal oleh pemerintah sehingga belum mendapatkan perhatian.
“Makanya kami memohon kepada Pemkab Serang dan Ibu Bupati, mudah-mudahan bisa mendengarkan keluh kesah kami. Selama ini kami ikhlas beramal, sesuai selogan KUA. Paling ada masyarakat ada timbal balik,” ujarnya.
Ia mengatakan, di Kabupaten Serang ada sebanyak 500 orang APP Desa. Bahkan ada yang mengabdi selama 20 tahun.
“Jadi kami itu ada di bawah naungan kepala desa. Ada 2 perwakilan tiap desa yang datang audiensi hari ini,” ujarnya.
Sekda Pemkab Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan, peran dari pembantu penghulu di Kabupaten Serang cukup besar karena selama ini sudah membantu proses pernikahan di desa.
“Ada juga yang bertugas sebagai pengurus jenazah, apa yang mereka lakukan selama ini sangat membantu tugas pemerintah Kabupaten Serang juga pemerintah desa,” ujarnya.
Ia mengatakan, akan mencoba membuat formulasi agar para pembantu penghulu bisa mendapatkan insentif dari Pemkab Serang.
“Nanti akan dibuka korimgnya dari dana desa, namun kembali lagi dilihat kesiapan anggarannya. Karena kita di pemerintah daerah saat ini mendapatkan pemotongan anggaran,” ujarnya.
Pihaknya mengaku, Pemkab Serang memiliki komitmen untuk mensejahterakan sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











