SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jasad Quratul Aini (27), asisten rumah tangga (ART) asal Lingkungan Lemah Abang, Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, yang tewas dibunuh pada Selasa, 13 Januari 2026, telah dilakukan autopsi. Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan 29 luka di tubuh korban.
“Pada korban tampak 29 luka yang sudah terjahit. Saat jahitan dibuka, terlihat luka akibat kekerasan tajam berupa luka tusuk dan sayatan pada beberapa bagian tubuh,” kata dokter forensik RS Bhayangkara Polda Banten, dr. Donald Rinaldi Kusumaningrat, Rabu 14 Januari 2026.
Donald menjelaskan, pada tubuh korban terdapat tiga luka tusuk yang mengenai organ perut sehingga menyebabkan pendarahan hebat. Selain itu, juga ditemukan luka memar serta luka yang diduga akibat perlawanan.
“Dari tiga luka tusuk tersebut, salah satunya mengenai otot panggul,” ujarnya.
Saat ditanya penyebab kematian korban, Donald menyebut korban meninggal dunia akibat pendarahan abdomen.
“Penyebab kematian adalah pendarahan abdomen (bagian perut). Korban memang sempat dibawa ke RS Jannah, namun sudah meninggal dunia,” katanya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, mengatakan peristiwa pembunuhan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Lingkungan Kebon Jahe, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Saat kejadian, korban baru saja keluar dari rumah majikannya dengan mengendarai sepeda motor. Namun, belum jauh meninggalkan lokasi, korban ditendang oleh pelaku hingga terjatuh dari motor.
“Pada saat kejadian, korban selesai bekerja di rumah majikannya dan keluar menggunakan sepeda motor Honda Beat B 3480 NAN,” jelas Alfano.
Setelah korban terjatuh, pelaku langsung menyerang dengan senjata tajam dan menusuk korban secara membabi buta. Korban yang sudah tidak berdaya kemudian ditinggalkan di lokasi kejadian.
“Korban sempat dibawa ke RS Jannah, tetapi nyawanya tidak tertolong,” kata Alfano.
Terkait isu bahwa pelaku merupakan mantan suami korban, Alfano enggan berkomentar. Ia menegaskan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku.
“Pelaku ada dua orang. Satu yang menusuk korban dan satu lagi yang membawa sepeda motor. Untuk identitas pelaku masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











